Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Sosial

Pendidikan Orang Tua: Cegah Perundungan, Tingkatkan Percaya Diri Anak

2019/11/21
in Sosial
0
BuNanaPras2
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines – Sering terjadi dalam masyarakat perilaku kekerasan yang dilakukan seorang atau sekelompok, disebut bully atau perundungan. Kekerasan dapat dijumpai di rumah, di lingkungan teman sebaya, di media sosial.

Nana Maznah Zubir, praktisi pendidikan keluarga mengatakan bahwa perilaku kekerasan bisa mempengaruhi seseorang jika dilakukan berulang-ulang. “Dampaknya berpengaruh pada pribadi korban itu sendiri, akan menjadi trauma, takut, tidak percaya diri. Karena pengalaman tidak menyenangkan itu terekam alam bawah sadar dan akhirnya menjadi ukiran dirinya.

“Ada hal yang perlu orang tua lakukan jika anak mendapat perundungan ini,” kata Nana. Yang pertama, anak perlu dilatih atau diajarkan untuk mengungkapkan apa yang dirasakan dengan tetap menjaga perasaan atau hak pihak lain dengan bahasa ibu atau bahasa asertif.

Kedua, melatih keberanian anak untuk melawan dalam arti positif. Anak berhak mempertahankan dirinya bukan untuk merusak. Jika tidak mampu bertahan dengan diri sendiri, dorong anak untuk melapor kepada yang berwenang, misalnya guru, kepala sekolah, orang tua, atau bercerita kepada teman-teman yang dipercaya dalam lingkungan sekolah misalnya.

Lalu bagaimana menyikapi pelaku perundungan? Nana mengatakan pelaku tersebut perlu diajak bicara dari hati ke hati. Mungkin pelaku tersebut tidak mendapat perhatian di rumah sehingga ia mencari perhatian dengan melampiaskan rundungan kepada orang lain.Karena itu, membangun harga diri anak diperlukan agar anak mengenali pribadinya sendiri.

Sebagian besar anak mudah terpengaruh dan sebagian larut dalam permasalahan yang mungkin disebabkan salah satunya anak tidak memiliki harga diri. Harga diri anak terbentuk dari lingkungan rumah yakni orangtua. Dimana anak melihat, mendengar, dan apa yang anak alami dalam rumah, mempengaruhi bagaimana harga diri terbentuk.

Jika orang tua dapat menerima anak apa adanya, dan orang tua sering menstimulasi anak dengan berbagai hal positif sehingga menjadi kompeten, ini adalah hal penting. Sebaliknya jika anak penuh kritikan, tidak dipercaya, dan tersudut, maka anak menjadi tidak percaya diri, pribadinya kurang kuat.

Yang orangtua perlu ketahui, cintailah anak dengan segala kekurangan dan kelebihannya, apa adanya. Lalu berikan dorongan pada anak untuk mengerjakan hal apapun dan jangan cepat dibantu, berikan tanggung jawab kepada anak baik untuk dirinya, untuk keluarga, maupun tanggung jawab ketika di luar rumah.

Berikan pujian atas keberhasilan anak, karena akan memperkuat karakter anak. Hindari orang tua membanding-bandingkan anak dengan orang lain. Yang terpenting, orangtua bisa menjadi contoh teladan untuk anak. Memahami potensi anak bagi para orang tua, artinya menerima anak berbuat salah itu dan itu merupakan proses pembelajaran hidup anak.(*/lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Mulyadi on Diagnosis Waktu
  • wisterson Alam on Diagnosis Waktu
  • Hendi on Audiensi dengan Kejari Lampung, LDII Dukung Edukasi Hukum Lewat Program JMS
  • Angka DH on Liburan Sekolah Tetap Produktif, Generasi LDII Palu Ikuti UUB
  • Angka DH on Audiensi dengan Kejari Lampung, LDII Dukung Edukasi Hukum Lewat Program JMS
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Wali Barokah Tuan Rumah Seminar Pemuda, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ponpes Wali Barokah Tuan Rumah Seminar Pemuda, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

December 30, 2025
Audiensi dengan Kejari Lampung, LDII Dukung Edukasi Hukum Lewat Program JMS

Audiensi dengan Kejari Lampung, LDII Dukung Edukasi Hukum Lewat Program JMS

January 3, 2026
Pengurus LDII Sumut Ditetapkan sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan

Pengurus LDII Sumut Ditetapkan sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan

December 28, 2025
Diagnosis Waktu

Diagnosis Waktu

January 5, 2026
Audiensi dengan Kejari Lampung, LDII Dukung Edukasi Hukum Lewat Program JMS

Audiensi dengan Kejari Lampung, LDII Dukung Edukasi Hukum Lewat Program JMS

3
Diagnosis Waktu

Diagnosis Waktu

2
Pemprov Jabar Salurkan Hibah 8 Unit Sepeda Motor untuk Guru Ngaji LDII Kota Bekasi

Pemprov Jabar Salurkan Hibah 8 Unit Sepeda Motor untuk Guru Ngaji LDII Kota Bekasi

1
Dukung Pembangunan Daerah, LDII Bengkulu Tengah Audiensi dengan Bupati

Dukung Pembangunan Daerah, LDII Bengkulu Tengah Audiensi dengan Bupati

1
LDII Ngawen dan Muspika Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

LDII Ngawen dan Muspika Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

January 7, 2026
Refleksi Awal Januari 2026:  Belajar Bekerja Sama yang Baik dari Sejarah Yogyakarta, Ibu Kota Perjuangan RI

Refleksi Awal Januari 2026: Belajar Bekerja Sama yang Baik dari Sejarah Yogyakarta, Ibu Kota Perjuangan RI

January 7, 2026
LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun

LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun

January 7, 2026
Dari Sangurejo Wujudkan Amanah Jaga Lingkungan Melalui ProKlim

Dari Sangurejo Wujudkan Amanah Jaga Lingkungan Melalui ProKlim

January 7, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Ngawen dan Muspika Santuni Anak Yatim dan Dhuafa January 7, 2026
  • Refleksi Awal Januari 2026: Belajar Bekerja Sama yang Baik dari Sejarah Yogyakarta, Ibu Kota Perjuangan RI January 7, 2026
  • LDII Menawarkan Cara Berbeda Tangani Sampah Akhir Tahun January 7, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.