Jakarta (2/1). PC LDII Kebayoran Baru menggelar Pengajian Akhir Tahun (PAT) dengan mengundang seratusan generasi muda (generus) LDII Kebayoran Baru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor DPP LDII, Patal Senayan, Jakarta, pada Rabu, (31/12/2025).
Ketua PC LDII Kebayoran Baru, Faisal Luthfi menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya menjelang pergantian tahun, “Menjelang tahun baru, kami ingin melindungi generasi muda agar terhindar dari kegiatan yang kurang bermanfaat. PC LDII Kebayoran Baru memfasilitasi generasi muda agar bisa memberikan pengaruh positif, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar, khususnya di wilayah Kebayoran Baru,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan akhlak dan keimanan melalui kegiatan muhasabah serta pembekalan literasi digital. Menurutnya, media sosial saat ini sangat rentan disalahgunakan dan berpotensi menimbulkan konflik jika tidak digunakan secara bijak, “Generasi muda perlu dibekali pemahaman agar bijak bermedia sosial, mampu memfilter konten yang kurang bermanfaat, dan tidak mudah terprovokasi,” tambahnya.
Ketua Panitia PAT, Dzikri, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema pembentukan 29 karakter luhur bagi generasi penerus LDII. Rangkaian acara dirancang interaktif agar peserta lebih antusias dan terlibat aktif, “Kami ingin generus LDII tetap relevan di era media sosial dan organisasi yang semakin dinamis. Di akhir kegiatan juga akan ada agenda fun run bertajuk ‘Kebayoran Fun Run’ yang dilaksanakan setelah Salat Subuh di kawasan GBK,” jelasnya.
Antusiasme peserta pun melampaui perkiraan panitia. Dari estimasi awal sekitar 70 peserta, kehadiran mencapai hampir 100 orang, “Ini menunjukkan semangat dan antusiasme generasi muda Kebayoran Baru sangat luar biasa,” tambah Dzikri.
Sementara itu, pemateri Wawasan Organisasi LDII, Prima Tia Putra, menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai estafet kepemimpinan organisasi, “Generus merupakan calon penerus yang akan melanjutkan roda organisasi di masa depan. Regenerasi sangat penting karena setiap kepengurusan pasti memiliki masanya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengenalan organisasi dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti PAC, PC, hingga keterlibatan di organisasi sekolah maupun masyarakat. Melalui proses tersebut, generasi muda dapat belajar kepemimpinan, manajemen waktu, serta membangun jejaring sosial.
Sementara itu, pemateri ‘Etika Bermedia Sosial’, Faza Ruzqiyani Firdaus, menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi, “Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. LDII ingin mengajak generasi muda agar mampu mengambil manfaat positifnya, seperti untuk edukasi, dakwah, bahkan berwirausaha, serta menghindari konflik dan dampak negatif,” jelasnya.
Ia berharap setelah mendapatkan pembekalan, generasi muda LDII semakin sadar dan bijak dalam bermedia sosial serta mampu menjadikannya sebagai sarana kreativitas dan dakwah yang positif. Melalui kegiatan Pengajian Akhir Tahun ini, PC LDII Kebayoran Baru berharap dapat mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta siap menjadi penerus organisasi dan agen kebaikan di tengah masyarakat.

