Paser (7/1). DPD LDII Kabupaten Paser menggelar kegiatan Pengajian Akhir Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, (31/12/2026) itu, diikuti ratusan remaja LDII dari seluruh PC dan PAC LDII se-Kabupaten Paser.
Ketua DPD LDII Kabupaten Paser, Sofwan Setyawan, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi generasi muda LDII, agar mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang bernilai positif dan bermanfaat. “Pengajian akhir tahun ini sebagai bentuk pembinaan karakter generasi muda, agar pergantian tahun tidak diisi dengan hal yang kurang bermanfaat, tetapi justru menjadi momentum muhasabah dan penguatan nilai keagamaan,” ujarnya.
Pengajian akhir tahun tersebut digelar terpusat di dua lokasi, yakni Aula Barokah LDII Tanah Grogot dan Aula Barokah LDII Sangkuriman dengan tema SERENITA (Semalam Lebih Akrab Generus LDII di Tanah Grogot).
Kegiatan diisi dengan tausiyah dari Wanhat LDII Paser, H. Buang Raharjo yang mengajak para peserta untuk senantiasa bersyukur bisa menjumpai akhir tahun 2025. “Bersyukur adalah kunci ketenangan hidup. Masih diberi kesempatan menjumpai akhir tahun merupakan nikmat besar yang patut kita syukuri,” tuturnya.
Selain itu, peserta juga diajak introspeksi dengan materi pemahaman tentang makna pergantian tahun dari sudut pandang Islam. Ustaz Nanang Chomarudin pengisi materi saat itu, dalam pemaparannya mengingatkan pentingnya introspeksi diri di setiap pergantian waktu. “Tidaklah datang suatu tahun, kecuali tahun yang akan datang itu lebih buruk dari tahun sebelumnya. Karena itu kita perlu terus meningkatkan kualitas iman dan pengamalan sehari-hari,” ucapnya.
Selain itu, juga diisi dengan hiburan dan games edukatif yang bertujuan menumbuhkan kreativitas, kekompakan, dan kebersamaan peserta. Ketua DPD LDII Paser, Sofwan Setyawan menjelaskan bahwa games tersebut merupakan implementasi dari 29 Karakter Luhur LDII, khususnya nilai kekompakan dan kerja sama yang baik. “Melalui permainan sederhana, peserta dilatih untuk berpikir kreatif, saling membantu, dan tidak egois. Ini sangat relevan dengan pembinaan karakter generasi muda,” jelasnya.
Ia juga berharap, lewat pembinaan tersebut, generasi muda semakin siap menghadapi masa depan dengan karakter yang religius, kompak, dan berakhlak mulia. Salah satu peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan. “Kegiatan seperti ini sangat seru dan bermanfaat. Semoga ke depan bisa lebih baik dan lebih menarik lagi,” ungkapnya.











