Manokwari (1/2). Pengurus DPD LDII Manokwari silaturahim dengan Kepala Satuan Intelkam Polresta Manokwari, Antonius Paribang. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kasat Intelkam Polresta Manokwari, Papua Barat, pada Senin (26/1).
“Tugas utama kepolisian adalah menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Hal itu tidak dapat dilakukan tanpa dukungan masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan,” ujar Antonius Paribang.
Pada prinsipnya, kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepolisian juga sangat membutuhkan partisipasi masyarakat. “Selama organisasi kemasyarakatan tidak bertentangan dengan aturan hukum dan tidak dilarang pemerintah pusat, silakan beraktivitas,” ujarnya.
Antonius menegaskan, Indonesia adalah negara hukum, sehingga perbedaan paham tidak bisa serta-merta diintervensi. Sementara itu, Ketua LDII Manokwari Soleman Paputungan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan masukan yang diberikan pihak kepolisian. Ia menjelaskan prinsip keagamaan yang dianut LDII serta komitmen organisasi dalam menjaga ketertiban sosial.
“Dalam beragama, LDII berpedoman pada Al Quran dan Al Hadist sesuai pemahaman para sahabat Nabi dan ulama terdahulu. Dalam pelaksanaan ibadah, termasuk khutbah Jumat di masjid-masjid naungan LDII, kami menggunakan bahasa Arab sesuai dengan mazhab Maliki,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa LDII tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan, tetapi turut aktif menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. Terutama saat berlangsungnya kegiatan keagamaan agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.
“Kami selalu mengingatkan warga LDII untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan, termasuk saat ada kegiatan ibadah atau pengajian,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Soleman turut memaparkan rencana kegiatan warga LDII selama bulan Ramadan. Ia menjelaskan, aktivitas ibadah akan dioptimalkan pada malam hari, seperti salat tarawih dan tadarus Al Quran pada 20 hari pertama Ramadan. Sementara pada 10 malam terakhir, kegiatan ibadah akan ditingkatkan hingga tengah malam atau menjelang subuh.











