Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Tantangan Polemik Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

2014/04/29
in Organisasi
0
ekonomi-syariah
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Perekonomian global terus mendorong negara tidak hanya berorientasi memenuhi permintaan konsumen dalam negeri namun juga luar negeri. Keterbukaan ini mulai mendekati titik kemunculan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015.

MEA atau disebut juga AEC (ASEAN Economic Community) 2015 dibentuk sebagai pusat perdagangan kawasan yang terintegrasi. Pembentukannya dimulai dari 2008 dan implementasi baru dilakukan pada 2015. MEA yang merupakan pasar basis produksi, diartikan sebagai liberalisasi aliran barang, investasi, modal, dan tenaga kerja terampil. Di mana berbagai hambatan perdagangan baik bea masuk maupun non bea masuk tidak dihapus dan diturunkan.

Gagasan mewujudkan MEA 2015 sebenarnya dapat dijadikan sarana membina kerukunan antar negara ASEAN dan pusat perdagangan. Namun, apakah negara Indonesia siap dengan datangnya MEA 2015? Mengingat kondisi ekonomi Indonesia masih kalah bersaing dengan negara tetangga secara kualitas. Bahkan, efisiensi pasar tenaga kerja Indonesia masih masuk urutan 103 berdasarkan Indeks Global Kompetitif.

Fakta lain menunjukkan bahwa kualitas SDM di Indonesia masih menempati urutan 121 dari 187 negara yang dikomparasikan oleh lembaga dibawah PBB, UNDP (United Nations Development Programme). Indonesia memiliki PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar, namun PDB per kapita kalah dengan Singapura, Brunei, Malaysia, Thailand. Indonesia juga mengalami defisit neraca perdagangan, sedangkan Singapura surplus paling besar.

Perekonomian Indonesia saat ini didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun masih kurang berdaya saing dengan negara tetangga. Untuk memperoleh sumber daya diperlukan strategi khusus bagi para UKM. Serta harus meningkatkan standar desain dan kualitas produk agar sesuai dengan ketentuan ASEAN. Selain itu, UKM perlu membuat diversifikasi output dan menjaga stabilitas pendapatan usaha makro agar tidak jatuh ke kelompok orang miskin.

Inilah peran penting UMKM sebagai salah satu bagian dari 4 pilar cetak biru Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sanusi Fattah, salah satu pembicara dalam FGD yang bertema “Ekonomi Syari’ah” memaparkan bahwa pemberdayaan UMKM dapat dilakukan melalui penumbuhan iklim usaha, pengembangan usaha, pembiayaan dan penjaminan UMKM, serta pengembangan kemitraan. Pada negara-negara maju, sektor ini sudah sangat maju. Bagaimana dengan Indonesia? Terutama penerapan ekonomi berbasis syari’ah yang digadang-gadang dapat memajukan perekonomian Indonesia.

“Pada dasarnya, nilai-nilai yang mereka (negara lain) kerjakan, justru sudah ada dalam ajaran Islam. Yaitu, jujur, amanah, mujhid-muzhid. Bila UMKM menerapkan dalam transaksi syari’ah tersebut, sudah pasti berkembang pesat sehingga nasabah pun melakukan pembiayaan secara syari’ah bukan konvensional. Untuk itu, agar pemahaman masyarakat akan ekonomi syari’ah meningkat, pemerintah hendaknya mengeluarkan produk hukum yang berfilosofis Islam” ujar anggota Dewan Pakar DPP LDII Ardito Bhinadi yang merupakan salah satu pembicara FGD.

Solusinya, Ardito menjelaskan, UMKM saat ini harus belajar dari kejadian ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) dimana setelah satu tahun berjalan, masih banyak UMKM yang belum mengetahui ACFTA dan hanya sebagian kecil UMKM yang optimis bisa berdaya saing. Selain itu, perlu menyusun solusi dari aspek filosofis, strategis dan implementasi. Dan terpenting, pembangunan karakter modal bagi kemajuan bangsa. (Noni/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudibyo on KBIHU Budi Luhur Naungan LDII Bersama 1.337 Calon Haji Banyumas Ikuti Manasik
  • Sudibyo on LDII Kota Bogor Berpartisipasi dalam Pemantauan Hilal
  • Ipa on LDII Subang Ikuti Pengamatan Hilal Awal Ramadan Bersama Kemenag
  • Ipa on LDII Subang Ikuti Pengamatan Hilal Awal Ramadan Bersama Kemenag
  • Abdul Salam on Renungan Hari 3
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

February 16, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

February 17, 2026
ldii ponde

Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon

February 20, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

13
LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI

LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI

4
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

3
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

3
Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

February 22, 2026
gading mangu kunjungan DLH

DLH Jombang Gelar Bimtek Ecopesantren dan Sekolah Adiwiyata di Ponpes Gadingmangu

February 22, 2026
gading dan poskes

Poskes Kodim 0815 Jombang Kunjungi Ponpes Gadingmangu Jajaki Kerja Sama Kesehatan

February 22, 2026
LDII Malut

Dukung Gerakan Nasional ASRI, LDII Maluku Utara Gelar Bakti Bersama Jelang Ramadan

February 22, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri February 22, 2026
  • DLH Jombang Gelar Bimtek Ecopesantren dan Sekolah Adiwiyata di Ponpes Gadingmangu February 22, 2026
  • Poskes Kodim 0815 Jombang Kunjungi Ponpes Gadingmangu Jajaki Kerja Sama Kesehatan February 22, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.