Padang (13/1). Pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang, Pemerintah Kota Padang mempercepat pemulihan lingkungan dan sosial masyarakat. Mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, Wali Kota Padang Fadly Amran mengonsolidasikan seluruh elemen untuk menggelar aksi gotong royong massal membersihkan sisa material banjir bandang di sejumlah titik terdampak.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu hasil rapat, yang berlangsung di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (7/1). Wakil Ketua DPD LDII Kota Padang, Sulistya, yang hadir dalam rapat tersebut, menyatakan bahwa kehadiran LDII merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung penuh langkah-langkah Pemko Padang dalam pemulihan pascabencana.
“LDII Kota Padang siap bersinergi dan mendukung upaya pemerintah, baik dalam tahap tanggap darurat maupun pemulihan. Bencana adalah ujian kebersamaan, dan kami memandang pentingnya peran organisasi kemasyarakatan untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Sulistya, yang juga dikenal sebagai Wakil Kepala Kesiswaan SMP Swasta Baiturrosyid itu.
Ia menambahkan, LDII tidak hanya hadir dalam forum koordinasi, tetapi juga telah menurunkan relawan ke sejumlah wilayah terdampak. Relawan LDII Kota Padang terlibat aktif membantu masyarakat di Kelurahan KPIK, Kecamatan Nanggalo, serta wilayah Kuranji, baik dalam kegiatan pembersihan lingkungan maupun penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
“Partisipasi relawan LDII di lapangan merupakan wujud pengamalan nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Kami berharap kehadiran ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan kehidupan warga pascabencana,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia mengajak seluruh elemen kota untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi agar setiap langkah penanganan berjalan lebih terukur dan tepat sasaran.
“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat. Selain gotong royong fisik, kami juga menyiapkan langkah strategis jangka panjang seperti relokasi warga dari zona merah, penyediaan hunian sementara dan hunian tetap, serta bantuan stimulan bagi warga terdampak,” tegas Fadly Amran.
Ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah, Ormas, akademisi, dan relawan dari berbagai elemen masyarakat, ia berharap acara ini menjadi model kolaborasi penanganan bencana yang efektif di Kota Padang, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi potensi bencana ke depan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan atas dedikasi dan kepedulian dalam membantu masyarakat pasca bencana, serta menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan dalam proses pemulihan,” tutupnya.










