Karanganyar (15/2). Untuk meningkatkan sinergi penanggulangan bencara di Karanganyar, Relawan LDII Kabupaten Karanganyar audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar. Audiensi dan koordinasi kelembagaan itu dilaksanakapan pada Selasa, (3/2/2026).
Audiensi ini dilaksanakan pascapengukuhan Pengurus Relawan LDII Karanganyar masa bakti 2026–2031, sekaligus sebagai upaya membangun komunikasi resmi dengan BPBD selaku instansi teknis kebencanaan. Menurut Ketua Relawan LDII Karanganyar, Sri Sugiyatno, audiensi tersebut bertujuan untuk menyelaraskan program dan aktivitas kerelawanan LDII, dengan kebijakan kebencanaan yang berlaku di Kabupaten Karanganyar.
“Kami berharap ke depan Relawan LDII dapat memperoleh arahan dan bimbingan dari BPBD, agar seluruh kegiatan kerelawanan berjalan terkoordinasi dan sesuai dengan sistem penanggulangan bencana daerah,” ujarnya di aula BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi komitmen Relawan LDII dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. “BPBD Karanganyar menjadi wadah bersama bagi seluruh elemen relawan. Saat ini, terdapat sekitar 92 organisasi relawan dengan lebih dari 2.500 personel yang aktif berkontribusi dalam kegiatan kebencanaan. Setiap aktivitas relawan di lokasi bencana selalu terkoordinasi dan termonitor oleh BPBD,” ungkap Hendro.
Ia menegaskan BPBD Karanganyar siap mendukung penguatan kapasitas Relawan LDII, baik melalui pendampingan personel maupun fasilitasi pelatihan dan kegiatan kebencanaan lainnya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan tenda family dari BPBD Karanganyar kepada Relawan LDII, sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan dan kegiatan penanggulangan bencana di wilayah setempat.











