Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Renungan Hari 5

2026/02/23
in Headlines, Nasehat
0
Ilustrasi: AI-Generated, LINES.

Ilustrasi: AI-Generated, LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan

Tidak semua kelalaian lahir dari kemalasan. Sebagian lahir dari kesibukan. Ironisnya, kita bisa sangat produktif—tetapi kosong. Banyak agenda—tetapi sedikit makna. Penuh jadwal—tetapi hati jauh. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.” (QS. Al-Munafiqun: 9)

Wahai jiwa-jiwa jernih, Allah tidak melarang harta. Tidak melarang anak. Tidak melarang aktivitas. Yang dilarang adalah lalai.

Lalai itu halus. Ia tidak terasa seperti dosa besar. Ia terasa seperti “nanti saja”. Nanti salatnya lebih khusyuk. Nanti baca Qur’annya kalau longgar. Nanti sedekahnya kalau stabil. Dan “nanti” sering berubah menjadi “tidak pernah”. Sang Guru Bijak sering berpesan, “Hati-hatilah dengan kata ‘nanti’, karena ia adalah tentaranya setan.”

Kita hidup di zaman yang memuliakan kesibukan. Orang bangga berkata, “Saya sibuk sekali.” Seolah sibuk adalah ukuran nilai diri. Padahal sibuk tidak selalu berarti bernilai. Seorang Alim – Faqih menulis bahwa di antara tanda hati yang mati adalah tidak sedih ketika kehilangan waktu untuk taat, tetapi sedih ketika kehilangan dunia. Kita bisa gelisah jika kehilangan peluang bisnis. Tetapi tidak gelisah jika kehilangan waktu shalat awal waktu. Itulah lalai yang terselubung.

Nabi ﷺ bersabda: “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Tertipu bukan berarti tidak punya. Tertipu berarti punya—tetapi tidak sadar nilainya. Waktu bukan sekadar jam yang berjalan. Ia adalah umur yang berkurang. Kesibukan menjadi berbahaya ketika ia memakan ruang dzikir. Ketika layar lebih sering disentuh daripada mushaf. Ketika notifikasi lebih cepat direspons daripada panggilan adzan. Padahal Allah tidak meminta kita meninggalkan dunia. Dia meminta agar dunia tidak tinggal di hati.

Ali ibn Abi Talib berkata, “Dunia berjalan menjauh, akhirat berjalan mendekat. Maka jadilah kalian anak-anak akhirat.”

Menjadi “anak akhirat” bukan berarti berhenti bekerja. Tetapi bekerja dengan niat yang lurus. Beraktivitas dengan hati yang terjaga. Sibuk bisa menjadi ibadah. Tetapi hanya jika hati tetap terhubung.

Jika hari ini engkau sangat sibuk, jangan hapus dzikir—pendekkan saja, tapi jangan hilangkan. Jangan tunggu waktu longgar untuk dekat kepada Allah. Dekatlah di sela-sela padatnya hari. Karena yang membunuh hati bukan banyaknya kerja. Tetapi hilangnya kesadaran di tengah kerja.

Tags: KelalaianproduktifRenungan Hari 5

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 5 February 23, 2026
  • Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri February 23, 2026
  • LDII Kampung Desay Gelar Kerja Bakti untuk Raih Lima Sukses Ramadan February 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.