Lamongan (13/1). Wakil Sekretaris DPD LDII Kabupaten Lamongan, Kartono, menerima penghargaan sebagai Penyuluh Pertanian Inovatif dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Temu Wicara Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Petani.
Kegiatan tersebut dihelat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Jawa Timur pada Senin (17/11).
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Lamongan, terkhusus para petani, penyuluh, peneliti, Dinas Pertanian, camat, stakeholder, dan semua yang terlibat dalam sektor pertanian,” ujar Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan solidaritas seluruh elemen untuk mendorong hasil pertanian yang semakin optimal. Yes saapan akrab Yuhronur Efendi menjelaskan Kabupaten Lamongan tercatat memiliki capaian luas tanam mencapai 67 persen pada November, yang menunjukkan kemajuan signifikan sektor pertanian daerah.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Lamongan, Agus Yudi, turut mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima Kartono. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kontribusi warga LDII Lamongan dalam mendukung pengembangan pangan dan pertanian.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa LDII Lamongan aktif berkontribusi dalam bidang pangan dan pertanian, yang merupakan salah satu program prioritas dalam 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemuda LDII Lamongan juga aktif mengadakan berbagai pelatihan pertanian modern bagi generasi muda, seperti kegiatan Tanam Akrab di Glagah dan pelatihan hidroponik di Sugio. Dalam sejumlah kegiatan tersebut, Kartono turut berperan sebagai narasumber.
Kartono dikenal sebagai sosok yang konsisten berinovasi di bidang pertanian. Sebelumnya, ia pernah meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Inovasi Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian pada 2014, Penyuluh Pertanian Teladan Kabupaten Lamongan 2015, serta Juara II Karya Tulis Perkoperasian 2016.
Selain itu, Kartono aktif menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan pertanian, di antaranya pelatihan pembuatan pupuk organik, hidroponik, pembuatan asap cair, pengemasan produk pertanian, budidaya sayuran di pekarangan (urban farming), hingga pembuatan olahan herbal instan.
Penghargaan yang diraih Kartono ini semakin menegaskan dedikasinya dalam memajukan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.

