Kediri (7/4). Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha silaturahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah pada Senin (6/4/2026). Kunjungan tersebut merupakan upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Kota dengan kalangan pesantren dalam membangun Kota Kediri yang MAPAN.
“Penting mempererat hubungan antara umaro yaitu pemerintah dan ulama. Sinergi keduanya menjadi kunci menjaga keharmonisan serta mendorong kemajuan masyarakat,” ungkap Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto.
Ia menjelaskan dalam agama, tanpa silaturahmi akan hambar. Menurutnya silaturahmi harus dirajut agar hubungan antara ulama dan umaro agar terus diperkuat. Ia menyebut Wali Kota Kediri beruntung karena didampingi oleh wakil dari unsur ulama.
“Kami mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Kediri terhadap Ponpes Wali Barokah, baik melalui program maupun kehadiran langsung dalam berbagai kegiatan,” jelanya
KH Sunarto menambahkan bahwa Ponpes Wali Barokah memiliki beberapa prestasi. Pertama, unggul dalam bidang kesehatan melalui Posyandu dan kedua, meraih prestasi sebagai Pesantren Sehat tingkat Jawa Timur serta juara pertama program Eco Pesantren.
“Bukan sekadar program, tetapi sapaan dan kehadiran wali kota dalam setiap kegiatan menjadi motivasi yang tak ternilai bagi kami, keluarga besar Wali Barokah dan LDII,” tambahnya.
Ia menjelaskan, Ponpes Wali Barokah terus berupaya meningkatkan kontribusi bagi masyarakat dan terus berusaha menorehkab prestasi. Seperti layanan kesehatan melalui Posyandu yang mendapatkan peringkat tiga Pesantren Sehat tingkat Jawa Timur serta juara satu program eco pesantren yang menjadi rujukan bagi pesantren lain.
“Harapan kami, kolaborasi ini mampu mendorong pemerintah menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat dan menjadikan Kota Kediri lebih baik, sinergi antara pesantren dan pemerintah dapat terus ditingkatkan demi terciptanya pelayanan yang lebih baik dan lingkungan yang sehat,” tuturnya.
KH Sunarto juga mendoakan agar Wali Kota Kediri senantiasa istiqomah dalam menjalankan amanah usai menunaikan ibadah umrah.
Sementara itu, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menegaskan bahwa kegiatan silaturahim ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Kami juga berterima kasih atas dukungan pondok pesantren dalam membangun Kota Kediri,” ujarnya.
Vinanda menerangkan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam pembangunan. Menurutnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pesantren Wali Barokah dan LDII, sangat dibutuhkan terutama dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak.
“Harapan kami, kolaborasi dan koordinasi ini terus diperkuat, tujuannya semata-mata untuk mensejahterakan masyarakat Kota Kediri,” ungkapnya.
Humas Ponpes Wali Barokah, Asyhari Eko Prayitno menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai silaturahim antara pemerintah dan pesantren menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.
“Kami di Pondok Pesantren Wali Barokah melihat silaturahim ini sebagai momentum memperkuat sinergi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga pesantren. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kota Kediri yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan silaturahim ini bukan hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga menjadi ruang koordinasi untuk bersama-sama membangun Kota Kediri. Ia menegaskan Ponpes Wali Barokah siap mendukung program pemerintah, terutama dalam pembinaan generasi muda, penguatan karakter, dan menjaga kerukunan dan kondusivitas masyarakat.











