Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Mencari Solusi dari Pemilu Transaksional

2013/12/14
in Organisasi
0
pesta-demokrasi
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Indonesia tak lama lagi menghelat Pemilu 2014. Perjalanan bangsa Indonesia dalam lima tahun terakhir ditandai dengan korupsi oleh kader parpol. Hal ini menunjukkan proses pemilu harus ditinjau ulang, untuk melahirkan keterwakilan bukan keterpilihan.

Untuk itu International Conference of Islamic Scholars (ICIS) menghelat seminar nasional mulai 10-12, yang mengundang pakar dari berbagai ormas Islam dan pengamat politik. DPP LDII diwakili oleh Ketua DPP Ir Prasetyo Soenaryo Msc. Menurut Prasetyo, selagi Pemilu masih melibatkan uang dalam proses pemilihan wakil rakyat, maka akan terus memicu terjadinya korupsi oleh elite politik.

Politik transaksional hanya akan menciptakan kepemimpinan transaksional, bukan kepemimpinan transformasional. Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, demokrasi Indonesia belum melahirkan pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab. Menilik wajah demokrasi Indonesia saat ini yang penuh problematika. Carut-marut dunia perpolitikan yang berkolaborasi dengan budaya feodal menghasilkan suatu dinasti politik dan penyalahgunaan aset-aset negara oleh kaum elit yang tidak diimbangi dengan sistem hukum dan etika.

Inilah yang dihadapi bangsa Indonesia. Bukan lagi perang terbuka dengan bangsa atau negara lain namun dengan kepribadian bangsa ini sendiri. “Demokrasi tidak menjamin keterpilihan orang-orang yang berkeadilan,” ujar pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie berpendapat, ketika dijumpai di Kantor Pusat International Conference of Islamic Scholars, Kamis (12/12/2013) dalam seminar Pekan Politik Kebangsaan.

Tugas pemimpin, menurut Jimly, yaitu menerapkan system building yang telah dibuat,  memastikan penegakan sistem kerja (pelaksanaannya dalam sistem kepemerintahan), mendidik rakyat (transparansi dengan rakyat), dan mencontoh sosok yang patut ditiru untuk dijadikan teladan (uswatun hasanah). “Pemimpin jangan hanya bicara kebijakan di atas tapi juga pelaksanaannya di bawah”, tegasnya.

Pemilu yang sejatinya merupakan momentum demokrasi untuk mewujudkan pemimpin yang adil. Namun, cita-cita tersebut tidak akan terwujud selama keberadaan korupsi melalui politik transaksi masih ada. Pembudayaan pendidikan melawan korupsi dalam bentuk apapun sangat diperlukan. Disinilah peran lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibutuhkan.

Ketua KPK, Abraham Samad membeberkan tiga faktor yang menjadi konsentrasi KPK yaitu, liberalisasi sektor pangan, sumber daya dan energi, serta pendapatan (APBN). “Harus stop impor pangan jika ingin mewujudkan swasembada pangan, kemudian yang kedua, KPK melihat banyak kebocoran dari hasil observasi dalam sektor sumber daya dan energi, tambah lagi yang ketiga, APBN kita tinggi, namun tidak bisa optimal disebabkan kebocoran disana-sini,” jelasnya.

Pendidikan anti korupsi, masih menurut Abraham, memang harus sejak dini. Bahkan dalam hal sekecil apapun dan pendidikan itu dimulai dari keluarga. Orangtua, terutama ibu mempunyai peran penting. “Bila seorang ibu rumah tangga hedonistik, maka akan mengarahkan suaminya menyimpang, betul tidak?”,Tanyanya berkelakar disambut tawa para peserta seminar.

Abraham sempat menceritakan masa kecilnya yang dilarang keras mengambil barang sekecil apapun tanpa izin. “Setidak berharganya barang apapun, bila bukan miliknya tidak boleh diambil apalagi dipakai, saya masih ingat betul kata-kata ibu saya sampai sekarang,” ujar Abraham.

Lalu, bagaimana solusi menghadapi permasalahan demokrasi jelang pemilu 2014 yang penuh dengan politik transaksi? Realitanya pemilu masih dihadapkan dengan rendahnya integritas baik dari kontestan maupun penyelenggara pemilu.”Praktek politik uang yang terjadi bukan lagi dianggap politik tapi lebih menjadi bahasa komunikasi untuk strategi pemenangan kandidat politik”, kata Abdullah Dahlan peneliti ICW.

Kuncinya, perlu adanya penataan skema pemilu yang dibangun dari suasana saling percaya, kerjasama dan konsolidasi dari berbagai elemen kekuatan civil society untuk mendesak perubahan kepada para elit penyelenggara negara. Rakyat bukan sekedar massa yang mudah terprovokasi dan dimanipulasi, namun rakyat adalah “warga negara” yang merupakan pemilik kedaulatan dan pemberi mandat politik.

Dengan begitu, demokrasi dapat mewujudkan mimpi rakyat Indonesia yang menginginkan pemerintahan bersih, jujur, adil dan bertanggung jawab, tidak hanya terperangkap pada siklus politik transaksional elit parpol lima tahunan. (Noni/LDII News Network/foto: siaga.co)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Tausiyah di LDII, MUI Maluku Ajak Umat Sambut Ramadan dengan Hati Bersih
  • Surawan on Dukung Kerukunan Umat Beragama, LDII Jambi Luar Kota Silaturahim dengan Camat dan KUA
  • Surawan on Ketua MUI Dayun Isi Pengajian Akbar LDII Ajak Tingkatkan Kontribusi untuk Umat
  • Fauzi Achmadi on Ibadah di Tengah Lelah
  • Nanang Naswito on DPP LDII Hadiri Buka Bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Wali Barokah Gelar “Asrama Al Quran in English” Selama Ramadan, Hadirkan Guru Tamu dari Australia

Ponpes Wali Barokah Gelar “Asrama Al Quran in English” Selama Ramadan, Hadirkan Guru Tamu dari Australia

March 1, 2026
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

February 24, 2026
takjil dpp

Berbagi Takjil Saat Ramadan, DPP LDII Tingkatkan Kepedulian Sosial Generasi Muda

February 26, 2026
Lantik Pengurus LDII Sultra 2025-2030, Ketum DPP LDII Tekankan Penguatan SDM Unggul

Lantik Pengurus LDII Sultra 2025-2030, Ketum DPP LDII Tekankan Penguatan SDM Unggul

February 27, 2026
DPP LDII Hadiri Buka Bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia

DPP LDII Hadiri Buka Bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia

5
Renungan Hari 9

Renungan Hari 9

3
Renungan Hari 10

Renungan Hari 10

2
Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri

Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri

2
Wujudkan Kenyamanan Ibadah Ramadan, LDII Sumsel Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah

Wujudkan Kenyamanan Ibadah Ramadan, LDII Sumsel Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah

March 4, 2026
Hadiri Safari Ramadan Bupati, LDII Dukung Program Lamsel Berantas Transaksi Ilegal

Hadiri Safari Ramadan Bupati, LDII Dukung Program Lamsel Berantas Transaksi Ilegal

March 4, 2026
Tausiyah di LDII, MUI Maluku Ajak Umat Sambut Ramadan dengan Hati Bersih

Tausiyah di LDII, MUI Maluku Ajak Umat Sambut Ramadan dengan Hati Bersih

March 4, 2026
LDII Aceh Tengah Silaturahim dengan Kejari dan Kodim Dukung Wujudkan Stabilitas Kamtibmas

LDII Aceh Tengah Silaturahim dengan Kejari dan Kodim Dukung Wujudkan Stabilitas Kamtibmas

March 4, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Wujudkan Kenyamanan Ibadah Ramadan, LDII Sumsel Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah March 4, 2026
  • Hadiri Safari Ramadan Bupati, LDII Dukung Program Lamsel Berantas Transaksi Ilegal March 4, 2026
  • Tausiyah di LDII, MUI Maluku Ajak Umat Sambut Ramadan dengan Hati Bersih March 4, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.