Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Pemberontakan PETA Titik Balik Kesadaran  Kolektif Bangkit Melawan Kolonialisme

2025/02/14
in Artikel
1
Pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar, Jawa Timur, pada 14 Februari 1945 merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Foto: Istimewa

Pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar, Jawa Timur, pada 14 Februari 1945 merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (14/2). Pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar, Jawa Timur, pada 14 Februari 1945 merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak lagi mau tunduk di bawah penjajahan, termasuk oleh tentara pendudukan Jepang.

Pemberontakan ini dipimpin oleh Shodanco Supriyadi, bersama dengan rekan-rekannya seperti Muradi, Sudarmo, dan Joko Pranoto. Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono, menuturkan bahwa pemberontakan ini muncul sebagai respons atas kondisi yang sangat menekan selama masa pendudukan Jepang. Situasi yang sulit dan penderitaan rakyat menjadi pemicu utama, memperlihatkan bahwa bangsa Indonesia sudah tidak tahan lagi hidup dalam penjajahan.

“Bangsa Indonesia pada waktu itu memang sudah tidak sudi lagi untuk dijajah oleh kekuatan asing,” ungkapnya.

Meski pasukan PETA merupakan bentukan Jepang, bukan berarti mereka setia terhadap penjajah. Para tentara PETA, termasuk Supriyadi dan rekan-rekannya, justru memiliki kesadaran nasional yang tinggi. Mereka memahami bahwa kemerdekaan tidak akan diberikan secara cuma-cuma oleh bangsa asing, melainkan harus diperjuangkan dan direbut dengan pengorbanan.

Namun, pemberontakan yang dirancang oleh Supriyadi dan pasukannya telah terlebih dahulu tercium oleh intelijen Jepang. Rencana penyerangan terhadap markas perwira Jepang di Blitar pun mengalami kendala karena bangunan yang menjadi target sudah dikosongkan sebelumnya. Hal ini mengungkapkan bahwa dari segi kemampuan militer, PETA masih berada di bawah Jepang, tetapi semangat perjuangan mereka jauh lebih besar.

“Jepang sudah menerima informasi mengenai rencana pemberontakan yang akan dilakukan. Meski begitu, semangat perjuangan mereka jauh lebih besar, mendorong setiap prajurit untuk berani menghadapi tantangan meskipun dengan keterbatasan,” jelasnya.

Dampak dari pemberontakan PETA sangat signifikan bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Meskipun mengalami kegagalan, peristiwa ini menjadi pemicu kesadaran kolektif bahwa kemerdekaan tidak boleh dianggap sebagai hadiah dari Jepang atau bangsa asing mana pun. Semangat ini terutama mengilhami kelompok pemuda yang kemudian berperan besar dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

“Pejuang kemerdekaan, terutama generasi muda, menyadari bahwa kemerdekaan itu tidak akan diberikan secara cuma-cuma, tetapi harus direbut. Meskipun mengalami kekalahan, itu bukan akhir dari segalanya,” tuturnya.

Bagi generasi muda saat ini, pemberontakan PETA mengajarkan bahwa kemerdekaan, kesejahteraan, dan keadilan harus diperjuangkan dengan tekad dan persatuan. “Generasi muda perlu terus belajar dari sejarah, menghormati perjuangan para pahlawan, serta mewujudkan cita-cita kemerdekaan dengan menjaga persatuan dan berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tekannya.

Ia melanjutkan bahwa untuk menjaga semangat perjuangan seperti tentara PETA, keteladanan dari para pemimpin juga menjadi kunci utama. “Para pemimpin harus bisa memberikan contoh dalam mengenali, menghargai, dan menghormati pahlawan dengan cara merealisasikan cita-cita mereka untuk kemerdekaan Indonesia, kesejahteraan, serta keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, generasi muda tetap harus mempelajari sejarah dan mengambil nilai-nilai dari peristiwa masa lalu sebagai dasar untuk membangkitkan semangat perjuangan, “Perjuangan untuk kesejahteraan, kemerdekaan, dan keadilan harus terus dilanjutkan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

Tags: Hari PETA 2025Melawan KolonialismePemberontakan PETA

Comments 1

  1. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    2 years ago

    Generasi muda tetap harus mempelajari sejarah dan mengambil nilai-nilai dari peristiwa masa lalu sebagai dasar untuk membangkitkan semangat perjuangan. Perjuangan untuk kesejahteraan, kemerdekaan, dan keadilan harus terus dilanjutkan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia..

    Semoga barokah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ali Imran Harahap on Kunjungi Ponpes Minhajurrosyidin, Waketum MUI Medan Tekankan Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
  • Mulyadi Safwan on DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan
  • Nidi Firdaus on LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut
  • Kasriyati on DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan
  • Luluk Mutia on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

March 17, 2026
DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan

DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan

2
LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

2

Kunjungi Ponpes Minhajurrosyidin, Waketum MUI Medan Tekankan Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

1
LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

1
Wakil Ketua MUI Nunukan Apresiasi Kebersihan Masjid LDII di Tulin Onsoi

Wakil Ketua MUI Nunukan Apresiasi Kebersihan Masjid LDII di Tulin Onsoi

October 30, 2026
Ponpes Al Ubaidah Gelar Seremoni Puncak Hari Santri Nasional 2026

Ponpes Al Ubaidah Gelar Seremoni Puncak Hari Santri Nasional 2026

October 30, 2026
Kapolres Sragen Tekankan Pentingnya Sinergi Polri dan Ormas

Kapolres Sragen Tekankan Pentingnya Sinergi Polri dan Ormas

October 30, 2026
LDII Hadiri Musda V MUI OKU Selatan, Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

LDII Hadiri Musda V MUI OKU Selatan, Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

October 30, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Wakil Ketua MUI Nunukan Apresiasi Kebersihan Masjid LDII di Tulin Onsoi October 30, 2026
  • Ponpes Al Ubaidah Gelar Seremoni Puncak Hari Santri Nasional 2026 October 30, 2026
  • Kapolres Sragen Tekankan Pentingnya Sinergi Polri dan Ormas October 30, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.