Pangkalpinang (2/1). DPW LDII Kepulauan Bangka Belitung kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan “Sosialisasi Program Kampung Iklim”. Kegiatan tersebut diikuti ratusan generasi muda LDII, di Ponpes Arroyan, Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu (31/12).
Narasumber sosialisasi dari DLHK Kepulauan Bangka Belitung, Harfiyanto mengungkapkan, Program Kampung Iklim, merupakan program nasional Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah daerah. “Melaksanakan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan lainnya, meningkatkan ketahanan iklim, menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harfiyanto menjelaskan, bagaimana peran komunitas, dan berbagai aksi yang dapat dilaksanakan, mulai dari adaptasi, mitigasi dan kelembagaan.
“Pelaksanaan aksi-aksi tersebut, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, agar langkah adaptasi terhadap perubahan iklim dapat berjalan dengan berkelanjutan,” kata Harfiyanto.
Lebih lanjut, Harfiyanto berharap materi yang disampaikan dapat menumbuhkan kesadaran dan peran generasi muda dalam pengendalian perubahan iklim. Menurutnya, program ini tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sinergi bersama.
“Kami berharap para peserta dapat menjadi kader-kader baru di masa depan dalam pengendalian perubahan iklim. Generasi muda memiliki semangat, wawasan, dan potensi inovasi yang besar untuk menghadapi tantangan perubahan iklim ke depan,” katanya.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPW LDII Babel, Supriyadi menyampaikan, kegiatan Pengajian Akhir Tahun 2025 ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta. Ia berharap momentum pengajian akhir tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi titik refleksi untuk meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” tutupnya.










