Salatiga (22/1). Pengurus Harian DPD LDII Kota Salatiga menghadiri undangan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga. Undangan tersebut untuk memperingati Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama RI yang jatuh pada Jumat (3/1/2026).
Pada kesempatan itu, Ketua DPD LDII Kota Salatiga Siswarsono bersama Sekretaris Yoyok Sukardiyo mewakili LDII Salatiga. Peringatan HAB ke-80 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Tema tersebut menjadi bingkai utama rangkaian kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah, organisasi keagamaan, serta masyarakat. Bagi LDII, forum ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan di Kota Salatiga.
Ketua DPD LDII Kota Salatiga, Siswarsono menilai peringatan HAB sebagai momentum penting untuk menjaga irama kerja bersama antarlembaga keagamaan. “LDII berkomitmen terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan seluruh elemen umat beragama di Salatiga agar kehidupan sosial berjalan rukun dan tertata,” ujarnya di sela kegiatan.
Rangkaian HAB ke-80 telah dimulai sejak 8 Desember 2025 dengan berbagai kegiatan publik. Agenda meliputi senam bersama, olahraga dan perlombaan antaraparat, jalan sehat kerukunan, serta program sosial seperti santunan anak yatim, layanan kesehatan, donor darah, dan gerakan rumah ibadah bersih dan hijau. Kegiatan ini dirancang untuk menjangkau partisipasi masyarakat luas.
Puncak peringatan berlangsung melalui upacara pada 3 Januari 2026 pukul 07.30 waktu setempat. Upacara tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan pengabdian Kementerian Agama sekaligus penguatan arah pelayanan keagamaan di daerah.
Sekretaris DPD LDII Kota Salatiga, Yoyok Sukardiyo, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kankemenag Kota Salatiga. “Forum seperti ini mempertemukan banyak pihak dalam suasana kebersamaan. Kami melihat sinergi ini penting untuk menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung program keagamaan yang menyentuh masyarakat,” katanya.
DPD LDII Kota Salatiga menyatakan kesiapan melanjutkan kerja sama dengan Kementerian Agama dan mitra lainnya, terutama dalam program pembinaan umat, layanan sosial, dan penguatan kerukunan di tingkat kota.

