Pemalang (22/1). DPD LDII Kabupaten Pemalang menghadiri Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2025. Kegiatan yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang ini berlangsung pada Rabu (24/12/2025), yang melibatkan berbagai unsur pemerintah serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang Sarif Hidayat dalam sambutannya menyoroti pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman pandangan keagamaan. Ia menilai dinamika internal umat Islam perlu dikelola melalui komunikasi terbuka, agar tidak berkembang menjadi potensi konflik sosial.
“Kerukunan internal umat Islam berpengaruh langsung pada ketenangan masyarakat. Walau struktur pembinaan di Pemalang relatif sederhana, tanggung jawab menjaga harmoni tetap besar,” ujarnya.
Sarif menambahkan, peran ormas Islam sangat menentukan dalam merawat hubungan antarjamaah di tingkat akar rumput. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan tokoh agama dan organisasi keagamaan yang memiliki basis massa kuat, “Kami mendorong agar forum dialog semacam ini menjadi agenda rutin untuk merespons persoalan aktual di masyarakat,” tambahnya.
Materi dialog disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Pemalang, Remanto. Ia mengulas pentingnya pendekatan moderasi dalam kehidupan beragama, terutama di tengah maraknya arus informasi digital. Remanto menilai perbedaan pandangan fikih maupun metode dakwah perlu disikapi dengan kedewasaan, “Kerukunan tidak menuntut keseragaman. Yang dibangun adalah sikap saling menghormati dan kesadaran hidup berdampingan,” kata Remanto.
Ia juga mengingatkan agar aktivitas dakwah, baik di mimbar masjid maupun media sosial, dijalankan secara bertanggung jawab. Konten keagamaan, menurutnya, perlu memperhatikan dampak sosial agar tidak memicu ketegangan di tengah masyarakat, “Narasi yang disampaikan para dai dan pengelola media harus meneduhkan dan memberi solusi,” ujarnya.
DPD LDII Kabupaten Pemalang yang diwakili bendahara, Sugeng, mengatakan LDII akan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kerukunan umat. Ia menuturkan LDII mengarahkan warganya untuk mengedepankan etika dakwah dan hubungan sosial yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, “Kami hadir sebagai bagian dari komitmen LDII untuk terus berkontribusi menjaga persatuan umat Islam di Pemalang,” kata Sugeng.
Sugeng menambahkan, LDII mendorong pengurus di semua tingkatan agar aktif berkomunikasi dengan ormas lain serta tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, hubungan yang terbangun secara intens akan memudahkan penyelesaian persoalan keumatan di lapangan tanpa menimbulkan gesekan.
“LDII Pemalang menilai forum ini penting sebagai ruang konsolidasi bersama agar kehidupan beragama di Kabupaten Pemalan,g tetap berjalan harmonis dan kondusif seiring dinamika sosial yang terus berkembang,” tutupnya.
Dialog kerukunan tersebut ditutup dengan kesepakatan bersama antara Kemenag, tokoh agama, dan pimpinan ormas Islam untuk menjaga komunikasi yang berkelanjutan.











