Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan

2026/01/27
in Opini
0
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Siham Afatta*

Energi merupakan salah satu pemberian Allah SWT, sebagai perantara segala kejadian di alam dunia saat ini. Energi terus mengalir dan senantiasa beralih fungsi dan wujud. Energi menjadi mesin senyap yang melandasi tumbuh dan geraknya makhluk hidup. Tersimpan dalam tubuh dan materi, terlepas sebagai panas, termuat dalam materi kimia, listrik, dan cahaya dan beragam perwujudan energi.

Allah SWT menjadikan alam sebagai penyedia energi. Matahari sebagai perantara energi utama kehidupan di bumi. Sehingga tumbuhan melakukan fotosintesis, yang menjadi dasar rantai makanan – hingga kita makan dan cerna menjadi energi tubuh kita.

Bahan tambang—seperti batu bara, minyak, dan gas—menjadi bentuk lanjutan dari energi matahari yang telah tersimpan dari tumbuhan dan mikroorganisme jutaan tahun lalu, yang saat ini kita ambil untuk bahan baku energi listrik dan bahan bakar kita.

Energi, bersama pangan, dan air memiliki kesalingbergantungan satu dengan lain. Mereka sebagai sebuah ‘neksus’. Sebagai contohnya, air dibutuhkan untuk produksi bahan pangan di pertanian (misal: irigasi). Dalam produksi pangan, energi juga berperan, misal listrik dan bahan bakar untuk bekerjanya alat-alat dalam produksi pupuk, pengangkutan panen, dan mesin pengolahan hasil pertanian.

Untuk memproduksi energi listrik, instalasi pembangkit listrik setidaknya membutuhkan tempat/lahan, air bersih, bahan bakar fosil dari galian tambang. Proses produksi listrik juga melepas emisi karbondioksida. Sehingga, proses pembangkitan energi listrik punya dampak pada ketersediaan lahan, air tanah, dan udara – yang kesemuanya sama pentingnya bagi pertanian dan kehidupan sehari-hari manusia.

Demikian juga dalam penyaluran air bersih dari mata air, dari bawah tanah, kesemuanya membutuhkan energi listrik untuk pemompaan, pengolahan air, serta penyalurannya ke rumah dan bangunan semisal di perusahaan air minum.

Sebab neksus/kesalingterhubungan pangan-air-energi tersebut, penting sekali menyadari bagaimana cara kita mendapatkan energi, agar ke depannya tetap menjamin kelanjutan ketahanan pangan, ketersediaan air bersih, serta kesehatan lingkungan.

Kesadaran menjaga keterhubungan tersebut tidak hanya menjaga terpenuhinya kebutuhan makhluk hidup sesaat di waktu kini saja, tapi berdampak di masa depan.

Namun energi memiliki persoalan tersendiri, berupa energi ‘kotor’ atau dirty energy, yang menjadi istilah umum untuk energi yang dihasilkan atau berasal dari bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas. Disebut energi kotor — karena dalam proses pembakaran — sumber-sumber ini melepaskan sejumlah besar karbon dioksida dan polutan udara yang memicu perubahan iklim serta membahayakan kesehatan manusia.

Sementara energi ‘bersih’ atau clean energy, seperti tenaga surya, angin, air, dan panas bumi—bisa digunakan untuk membangkitkan listrik dengan emisi gas rumah kaca yang sangat sedikit, atau bahkan tanpa emisi, karena memanfaatkan suplai bahan alami yang masih melimpah dan terus terbarukan. Sebab ini, energi bersih kadang disebut juga energi ‘terbarukan’.

Energi bersih berperan penting menjaga keberlanjutan energi, tanpa mengorbankan kelangsungan ketahanan pangan dan air bersih di masa depan. Energi terbarukan — seperti matahari, angin, dan beberapa bentuk panas bumi—dapat menghasilkan listrik dengan penggunaan air yang minimal dan dampak lingkungan yang lebih kecil.

Sebaliknya, banyak pembangkit listrik berbahan bakar fosil membutuhkan air dalam jumlah besar dan berkontribusi terhadap pencemaran, yang pada akhirnya dapat mengancam tanaman pangan serta pasokan air minum.

Singkatnya, mempromosikan energi bersih membantu menyeimbangkan sistem pangan-air-energi, memastikan akses berkelanjutan terhadap ketiga sumber daya tersebut sekaligus melindungi lingkungan dan kesehatan Generasi Penerus mendatang.

Hari Energi Bersih Internasional dideklarasikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai seruan global untuk meningkatkan kesadaran dan menggerakkan aksi, menuju transisi energi bersih yang merata, demi manusia dan planet ini.

Tantangan saat ini adalah, masih adanya lapisan masyarakat, baik di Indonesia dan di belahan dunia lain yang memiliki ketahanan energi yang rendah — karena rendahnya akses ke energi. Di Indonesia, masih terdapat sekitar 1,28 juta rumah tangga yang belum menikmati listrik. Di dunia, masih ada sekitar 600-700 juta orang yang belum menikmati listrik.

PBB ingin memastikan bahwa semua negara, termasuk komunitas rentan, mendapat akses energi bersih dan tidak tertinggal dalam transisi ini. Di Hari Energi Bersih Internasional yang jatuh pada 26 Januari, PBB mengajak kita untuk terus mengambil peran dalam percepatan peralihan energi ke sumber yang terbarukan, terjangkau, dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi, kolaborasi, dan penyertaan sosial dalam revolusi energi bersih.

Selain itu, juga mengingatkan kita bahwa energi bersih adalah fondasi dalam mengurangi emisi global yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, yang menyumbang lebih dari 75 persen emisi gar rumah kaca global.

Terlepas dari energi bersih, dalam hal penyediaan energi kita perlu menyadari beragam pihak bisa berperan dalam menutup kesenjangan akses energi untuk 1,5 miliar orang di dunia. Mereka masih menggunakan cara memasak tidak aman bagi kesehatan keluarga, dan tidak efisien.

Dalam sejarahnya, tanggal 26 Januari, juga menandai berdirinya International Renewable Energy Agency (IRENA), badan global yang memimpin percepatan adopsi energi terbarukan.

Dalam momentum Hari Energi Bersih Internasional, saat dunia menyerukan percepatan transisi menuju energi terbarukan untuk menekan emisi dan melindungi lingkungan, kita sebagai masyarakat Indonesia dapat mengambil bagian melalui aksi yang sederhana maupun kolaboratif. Ajakan ini selaras dengan komitmen LDII dalam Bidang Pengabdian Energi Baru Terbarukan, yang ditegaskan melalui program pemanfaatan PLTS, pelatihan instalasi energi surya.

LDII memandang energi bersih bukan hanya isu lingkungan, tetapi bagian dari ketahanan bangsa, berdampingan dengan penguatan ketahanan pangan, lingkungan hidup, dan teknologi sebagai bagian dari delapan bidang pengabdiannya. Sebagai wujud dakwah ekologi, ajakan dan aksi pemanfaatan energi terbarukan menjadi bentuk ibadah mulia karena mengurangi kontribusi terhadap kerusakan (polusi, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim).

Ajakan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, yang menekankan pentingnya akses energi terbarukan yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, yang mendorong aksi nyata untuk mengurangi emisi; serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, yang mengajak kita menggunakan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, mari bersama-sama mengambil langkah nyata seperti menghemat energi, mendukung instalasi panel surya di rumah atau masjid, mengikuti pelatihan energi terbarukan, menanam pohon, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, hingga menyebarkan edukasi tentang pentingnya energi bersih di lingkungan sekitar.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan program LDII yang sejalan dengan agenda global SDGs, InsyaaAllah, kita dapat membantu menyeimbangkan dan jaga keberlanjutan neksus sistem pangan–air–energi dan menjaga keberlanjutan bumi untuk Generasi Penerus mendatang. Amiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.

*) Siham Afatta, Ph.D, adalah Anggota Departemen Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPP LDII.

Tags: energikehidupanMakhluk Hidupopini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi achmadi on Pulang
  • Angka DH on Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”
  • Angka DH on Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin
  • Angka DH on Peringatan Hari Gizi Nasional, LDII Tekankan Keluarga Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045
  • AngkaDH on Peringatan Hari Gizi Nasional, LDII Tekankan Keluarga Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

5
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan

Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan

January 27, 2026
Ponpes At-Taqwa Kotabaru Siap Akselerasi Pendidikan Islam yang Akuntabel

Ponpes At-Taqwa Kotabaru Siap Akselerasi Pendidikan Islam yang Akuntabel

January 27, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

January 27, 2026
LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

January 26, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan January 27, 2026
  • Ponpes At-Taqwa Kotabaru Siap Akselerasi Pendidikan Islam yang Akuntabel January 27, 2026
  • LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.