Aceh (29/1). DPD LDII Aceh Tengah silaturahim dengan Badan Kesbangpol, Dinas Syariat Islam (DSI) dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah, pada Selasa (27/1). Ketua DPD LDII Aceh Tengah, Marlan mengungkapkan, pertemuan tersebut bertujuan mendukung penanganan korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
“Kami bertemu dengan Ketua MPU Aceh Tengah, Amri Jalaluddin, Kabid Dakwah, DSI Aceh Tengah Khairu Rizkan, dan Sekretaris Bakesbangpol Aceh Tengah, Iwan Kenangan. Berdiskusi, bagaimana menyikapi perpanjangan darurat kebencanaan yang dikeluarkan pihak Pemda Aceh Tengah, hingga 28 Januari,” tutur Marlan.
Marlan menjelaskan, saat ini, situasi korban banjir dan tanah longsor pada tahapan pemulihan mental. “Pemulihan mental, harus dilakukan melalui pendekatan kemanusiaan. Bagaimana menjadi pendengar yang baik, memberikan penguatan emosional, serta menghindari perkataan yang dapat menambah beban psikologis korban,” imbuhnya.
Menurut Marlan, trauma dan rasa kehilangan, seringkali muncul setelah fase darurat berakhir. “Maka, tidak cukup hanya dengan membawa bantuan logistik, tetapi juga harus mampu memberikan ketengan emosional,” pungkasnya.
Ia menegaskan, kondisi psikologis para korban banjir dan tanah longsor, sama beratnya dengan kerusakan material yang dialami. “Banyak warga kehilangan anggota keluarga hingga tempat tinggal, bahkan sumber mata pencaharian. Maka, diperlukan penanganan tekanan mental, yang jika tidak ditangani dengan baik, dapat berkembang menjadi gangguan psikologis jangka panjang,” tutup Marlan.











