Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

LDII Cetuskan Gerakan Menghormati Guru

2016/05/23
in Organisasi
0
Menjahit
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (22/5). Di tengah peringatan Hari Kebangkitan Nasional, DPP LDII menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai peningkatan kualitas guru dan tenaga pendidik pada 21 Mei 2016. Kegiatan ini merupakan bagian dari sejumlah FGD, yang digelar DPP LDII untuk persiapan musyawarah nasional (munas).

Acara yang dihelat di aula Kantor DPP LDII di Patal Senayan ini, dihadiri 60 peserta dari kalangan guru, ulama, pengurus ponpes, dan pengurus majelis dari berbagai wilayah. FGD itu menghadirkan Bejo Suyanto ketua Ikatan sarjana Manajemen pendidikan Indonesia (ISMAPI) sekaligus mantan rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Ibnu Muhammad Guru Besar Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo yang juga Direktur Paradigma Institut memprovokasi kesadaran para peserta dengan mempertanyakan bagaimana seorang guru seharusnya. Pasalnya, guru sebagai pendidik memiliki rekam jejak yang hebat dalam menentukan masa depan bangsa.

“Membangun negara artinya membangun pendidikan. Meski kurikulum beribah-ubah, jika gurunya tidak disiapkan, kita akan sulit mencapai keberhasilan,”ujar Prasetyo Sunaryo. Bila melihat negara tetangga, pada awal kemerdekaan mereka melakukan konsolidasi politik, selanjutnya adalah konsolidasi ekonomi dan pendidikan. Namun di Indonesia, kebijakan untuk mengatasi masalah pendidikan masih jauh akibat terlalu berkutat dalam masalah politik.

Dunia pendidikan di Indonesia selalu bergejolak. Mulai dari demo guru, sertifikasi guru, permasalahan kurikulum, dan sebagainya. “Jika guru sampai berdemo, berarti ada yang salah dengan sistem pendidikan nasional kita,”papar Prasetyo. Bangsa ini harus memiliki kesadaran kolektif dan memiliki harapan yang besar, untuk membentuk generasi penerus yang lebih baik dari generasi sekarang. Pendidikan harus melahirkan generasi yang canggih, karena tantangan ke depan kian kompleks dan berat.

Dalam buku Karanga Li Lian Qing, Education for 1,3 Bilion terdapat penjelasan yang rinci, mengenai negara bisa maju bila rakyatnya menghormati guru. Pendidikan tidak butuh gedung-gedung mewah, pendidikan butuh guru yang terhormat dan hebat. Bahkan di Papua sendiri, status guru sangat dihormati. Ketika terjadi perang antar suku, guru tidak akan dilukai.

Dalam kesempatan yang sama, Bejo Suyanto menegaskan kepada para peserta, dalam pengajaran jangan terpaku terhadap kurikulum. Menurutnya Kurikulum hanya berisi empat bagian; tujuan, konten, metode, dan evaluasi.  Apapun kurikulumnya guru memiliki tugas yang mulia. Menurutnya, menjadi guru professional artinya memiliki dampak yang luar biasa.  Tidak semua orang bisa menjadi guru. Guru harus memiliki ilmu pendidikan dan pengajaran dengan empat kompetensi nasional guru, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian.

gerakan menghormat guru

“Hidup kita adalah hasil pemikiran kita. Kita melatih anak murid agar menjalani hidup seperti apa yang dipikirkannya di masa depan,” kata Bejo. Menurutnya para pendidik harus menaburkan pikiran kepada murid-murid, maka akan menuaikan tindakan atau kebiasaan. “Maka taburkanlah hal yang baik. Tindakan yang baik akan membentuk karakter yang baik bagi anak-anak,” ujarnya.

Dalam mengajar Bejo berharap para peserta selalu antusias.  Antusiasme dalam mengajar sangat penting. Lalu sikap kreatif, dinamis, dan produktif serta tidak mengenal menyerah, merupakan sikap positif yang membedakan dengan yang gagal. Maka untuk mencapai hal itu memerlukan ketekunan.

“Risiko apapun kita tanggung dan tidak perlu takut. Namun kita harus mempertanggungjawabkan apa yang telah kita lakukan. Sikap kita harus teguh, konsisten, akan mengantarkan kita untuk menjelajah hidup lebih jauh,” ujar Bejo menambahkan .

Sementara itu pemateri yang lain, Ibnu Muhammad mengajak LDII membangun kompetensi guru berdasarkan perspektif Islam. Menurutnya, pendidikan berdasarkan perspektif Islam, bertujuan untuk mensucikan jiwa. Ia kembali menegaskan mengenai peran guru. Guru tidak hanya sekedar mengajar, tapi bisa memberikan inspirasi.  Peran guru dalam pendidikan sebagai fasilitator, mendorong kreatifitas dan inovasi, motivator, eksplorasi anak, bahkan bisa menjadi dakwah.

“Perkembangan teknologi kini memudahkan untuk mengajar. Lalu pengetahuan apalagi yang harus dimiliki guru? maka mindset guru, dari eksplisit knowledge (ilmu) ke tacit knowledge (hikmah) sebagaimana tertera dalam Alquran yang mewariskan ilmu dan hikmah. (Khoir, Lenciana/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Caca on Kerja Bakti Warga LDII Kalisemen Rawat Aset Yayasan dan Perkuat Kebersamaan
  • Jubliadi Patangke on LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi
  • Abdul Rohman on Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi
  • Dani Jumeri on GenFest Bocorkan Tips untuk Gen Z, Agar Lolos Wawancara Kerja dan Beasiswa
  • Dani Jumeri on LDII Kebumen Perkuat Sinergi dengan PWI, Bahas Program Gizi Nasional
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

April 10, 2026

Wamenhaj Bicarakan Upaya Siasati Antrian Haji di Munas X LDII

April 10, 2026
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum 2026-2031

Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum 2026-2031

April 10, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

April 14, 2026
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

11
Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi

Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi

3
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

3
Kerja Bakti Warga LDII Kalisemen Rawat Aset Yayasan dan Perkuat Kebersamaan

Kerja Bakti Warga LDII Kalisemen Rawat Aset Yayasan dan Perkuat Kebersamaan

2
Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

April 17, 2026
Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal

Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal

April 17, 2026
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

April 16, 2026
Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadikan Budaya Islam Nusantara sebagai Kekuatan Perdamaian Dunia

Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadikan Budaya Islam Nusantara sebagai Kekuatan Perdamaian Dunia

April 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik April 17, 2026
  • Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal April 17, 2026
  • LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi April 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.