Palembang (16/7). Bank Sampah Graha Pena silaturahim dengan DPW LDII Sumatera Selatan (Sumsel) mendiskuskan program kebersihan lingkungan. Pertemuan tersebut bertempat di kantor DPW LDII Sumsel, pada Jumat (10/7/2026).
“Kami siap bersinergi pada upaya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. Juga, siap menjemput sampah anorganik yang dikumpulkan para murid dan santri di kompleks kantor LDII Sumsel,” ujar Tim Bank Sampah Graha Pena, Martha Hendratmo.
Menurut Martha, melalui sinergi dan kolaborasi tersebut, ia juga berharap, sekolah di bawah naungan LDII Sumsel dapat ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata. “Semoga membawa kebaikan bersama. Baik bagi LDII, para murid dan santri, serta bagi Bank Sampah Graha Pena,” katanya.
Lebih lanjut, Martha mengungkapkan, kegiatan itu juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran semua elemen masyarakat terhadap kebersihan. “Kami terus memperluas sosialisasi dan sinergi. Tujuannya, membantu Pemkot Palembang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menjaga kawasan Kota Pempek, agar tetap bersih dan nyaman,” tegasnya.
Menanggapi itu, Sekretaris DPW LDII Sumsel, Jusef Imelsa mengungkapkan, pihaknya sepakat dengan Bank Sampah Graha Pena bersinergi menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan pesantren. “Juga pada masjid dan rumah di kompleks kantor DPW LDII Sumsel,” katanya.
Implementasinya, Jusef mengatakan, dimulai dengan memilah sampah organik dan anorganik. “Melibatkan para murid dan santri, sehingga lingkungan benar-benar bisa bersih. Serta, ada pembelajaran juga bagi para peserta didik,” tutupnya.













