Ogan Ilir (2/10). Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Ogan Ilir menggelar Perkemahan Sehari di Gugus Depan Al-Hidayah, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan yang diikuti 44 anggota Pramuka tersebut menjadi bagian dari upaya LDII membina generasi muda.
Perkemahan pada Minggu (20/9/2026) itu, bertujuan membangun karakter disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, dan memiliki akhlak yang baik. Pada kesempatan itu, Ketua PC LDII Indralaya Utara sekaligus Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Solichin, mengatakan pembiasaan melalui aktivitas kepramukaan dapat membantu generasi muda mengembangkan tanggung jawab dan kemandirian. “Kegiatan seperti ini membantu anak-anak belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta terbiasa menjalankan tugas dengan tertib,” ujarnya.
Perkemahan sehari tersebut diisi dengan upacara pembukaan, pendalaman Dasa Darma Pramuka, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta penjelajahan di sekitar Desa Bakung. Kegiatan yang dipandu Suraji bersama pembina dari SMK Rambutan itu berlangsung sejak pagi hingga sore.
Suraji, mengatakan kepramukaan menjadi salah satu sarana pembinaan generasi penerus karena peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan praktis, tetapi juga dibiasakan menerapkan nilai-nilai Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui perkemahan sehari ini, kita tidak hanya melatih fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Dasa Darma agar anak-anak memiliki karakter yang kuat, mandiri, dan berakhlakul karimah,” ujar Suraji.

Menurutnya, pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang memadukan aspek mental, spiritual, sosial, dan keterampilan. Dalam kegiatan tersebut, peserta dilatih untuk disiplin mengikuti aturan, bekerja dalam kelompok, menyelesaikan tugas bersama, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan kepramukaan, kami berfokus membina mental dan spiritual peserta agar menjadi generasi penerus yang disiplin dan mampu bekerja sama dalam sebuah kelompok,” katanya.
Melalui kegiatan yang terstruktur dan aplikatif, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai disiplin, kerja sama, kemandirian, dan kepedulian dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.















