Banyuasin (2/10). PC LDII Kecamatan Karang Agung Ilir bersama masyarakat melaksanakan salat Istisqa di Lapangan Karang Sari Primer 10, Banyuasin, Sumatera Selatan. Salat Istisqa pada Minggu (20/9/2026) tersebut menjadi ikhtiar spiritual masyarakat untuk memohon turunnya hujan.
Pelaksanaan salat tersebut juga untuk menindaklanjuti instruksi DPP LDII, agar warga melaksanakan salat Istisqa di daerah yang membutuhkan hujan. Imam Salat Istisqa, Ust. Mochamad Zaka, mengatakan ibadah tersebut menjadi momentum untuk memperbanyak doa, istighfar, dan introspeksi diri sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.
“Melalui Salat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah agar diturunkan hujan yang cukup, membawa manfaat bagi masyarakat, pertanian, dan lingkungan,” ujar Zaka.
Ia menjelaskan, Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan. Selain berdoa, masyarakat tetap perlu melakukan upaya nyata untuk menjaga ketersediaan air dan kelestarian lingkungan. Zaka mengajak warga memperbanyak ibadah dan istighfar serta melakukan evaluasi terhadap perilaku manusia terhadap lingkungan.

“Sekalipun ada campur tangan manusia, setiap musibah datang atas izin Allah. Kepada-Nya pula kita memohon pertolongan. Semoga Allah segera menurunkan hujan dan keberkahannya untuk kita semua,” katanya.
Bagi masyarakat Karang Agung Ilir yang sebagian aktivitasnya berkaitan dengan pertanian, ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan penting. Karena itu, salat Istisqa juga menjadi momentum memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan dan sumberdaya air.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi masyarakat, lahan pertanian, serta lingkungan di Kecamatan Karang Agung Ilir dan sekitarnya.















