Karawang (4/10). Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Barokah, Karawang, Jawa Barat mengikuti pelaksanaan salat Istisqa yang digelar di halaman kantor Bupati Karawang. Ibadah yang berlangsung pada Jumat (2/10/2026) tersebut, menjadi ikhtiar untuk menghadapi musim kemarau dan kekeringan yang melanda di sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut diikuti Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang, Forkopimda, MUI Karawang, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan penanganan kekeringan dilakukan melalui berbagai upaya, termasuk pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak. “Ini bagian ikhtiar kami dalam upaya mengatasi kekeringan. Selain itu, kami bersama berbagai instansi juga telah mendistribusikan air bersih ke berbagai daerah yang dilanda kekeringan,” kata Aep usai Salat Istisqa di halaman Pemkab Karawang.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Karawang telah mendistribusikan lebih dari 1,4 juta liter air bersih ke sejumlah daerah yang dilanda kekeringan. Pendistribusian dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk perusahaan.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Sumber Barokah, KH Mustagfirin, mengatakan Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dan doa bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan.
“Pelaksanaan salat Istisqa ini diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama dalam menghadapi musim kemarau. Seluruh jamaah menengadahkan tangan memohon keagungan Allah SWT agar musibah kekeringan yang melanda dapat segera berakhir dan berganti dengan ketenteraman,” ujar KH Mustagfirin.
Pelaksanaan salat Istisqa berlangsung khusyuk dan tertib hingga selesai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi dampak musim kemarau, baik melalui doa maupun upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.















