Nganjuk (5/10). Pondok Pesantren (Ponpes) Millenium Alfiena, Lengkong, Kabupaten Nganjuk, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai persatuan, kerukunan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila kepada para santri.
Upacara dimulai pukul 07.00 WIB pada Kamis (1/10/2026) tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Ketua Ponpes Millenium Alfiena, KH Didik Suprapto bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus penanggung jawab kegiatan. Peringatan tersebut diikuti dengan melibatkan unsur pemerintahan, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta organisasi kemasyarakatan di wilayah setempat.
Didik mengatakan, keberagaman latar belakang para santri menjadi ruang pembelajaran untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Santri kami berasal dari berbagai daerah dan latar belakang. Namun, dengan semangat Pancasila, mereka bisa hidup rukun, saling menghormati, dan bekerja sama,” Tuturnya.
Ia berharap nilai-nilai Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, dan sejahtera. Menurutnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum bagi santri untuk mengenang kembali sejarah 30 September 1965, sekaligus memahami pentingnya Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
“Dengan ikut memperingati Hari Kesaktian Pancasila, para santri bisa mengenang kembali sejarah 30 September 1965. Ada gerakan yang ingin mengubah ideologi negara kita. Sebagai santri dan warga negara yang baik, kita harus meyakini bahwa Pancasila menjadi ideologi dalam berbangsa dan bermasyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan, nilai kebangsaan juga tercermin dalam prinsip empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, keempat prinsip tersebut dapat menjadi landasan untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, golongan, dan agama. “Dengan demikian, santri Ponpes Millenium Alfiena bisa turut menyatukan keberagaman dalam bingkai NKRI,” imbuh Didik.
Dari unsur Kecamatan Lengkong, hadir Nuriyana mewakili Camat. Sementara dari kepolisian hadir Brigka Agung Irawan yang mewakili Kapolsek bersama empat personel dan Koramil 0810/13 mengirimkan Pelda Wariyono bersama lima personel.
Hadir pula unsur pelayanan publik dan organisasi kemasyarakatan seperti Kepala Puskesmas Cahyani Ikawony Putri bersama 10 tenaga kesehatan. Hadir pula Pengawas SD Siswanto dan Pengawas TK Murtini. Dari unsur Organisasi Kemasyarakatan hadir perwakilan PC Muhammadiyah Arif Sanuri, MWC NU dwakili Lagiono dan unsur MTA diwakili M.A. Sofyan Tsauri.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan keterlibatan lintas elemen dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan antara lingkungan pesantren dengan berbagai unsur masyarakat dan instansi di wilayah Kecamatan Lengkong, sekaligus mengingatkan generasi muda untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Ponpes Millenium Alfiena menempatkan nilai persatuan dan kerukunan sebagai bagian penting dalam pembinaan santri.















