Sleman (14/10) Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Akhlakul Karimah di bawah naungan LDII Sleman menggelar pembelajaran di luar kelas pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menggabungkan materi keagamaan, olahraga, dan seni untuk memberikan pengalaman belajar yang bervariasi bagi para santri.
Ustazah TPA Akhlakul Karimah, Ida Sugiarti, mengatakan pembelajaran di luar kelas menjadi salah satu cara untuk mengembangkan metode belajar yang lebih bervariasi. Kegiatan tersebut juga memberi kesempatan kepada santri untuk bergerak dan berinteraksi di luar ruang belajar.
“Anak-anak tidak hanya mempelajari materi keagamaan di dalam kelas. Mereka juga perlu bergerak, bermain, dan belajar berinteraksi dengan teman-temannya. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga keseimbangan antara pembelajaran, aktivitas fisik, dan kebersamaan,” ujar Ida.
Menurut Ida, kegiatan ORAS juga membantu mendekatkan hubungan antara pengajar dan santri. Interaksi dalam kegiatan bersama memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar mengikuti arahan, bekerja sama, dan menjaga kekompakan kelompok.
“Belajar di luar kelas memberikan pengalaman yang berbeda bagi anak-anak. Mereka bisa mengikuti kegiatan dengan lebih santai, tetapi tetap mendapatkan nilai pendidikan. Kami berharap metode seperti ini membantu santri lebih mudah mengikuti proses belajar,” katanya.
Ketua DPD LDII Sleman, Suwarjo, turut memberikan perhatian terhadap kegiatan pembinaan santri melalui metode pembelajaran yang bervariasi. Menurutnya, pendidikan di TPA perlu mengembangkan pengetahuan agama sekaligus membiasakan anak-anak berinteraksi secara positif dengan lingkungan.
Ia berharap kegiatan seperti ORAS dapat menjadi bagian dari pembinaan rutin. Kegiatan bersama juga dapat melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan kepatuhan santri terhadap arahan pengajar.

