Musi Banyuasin (19/10). DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui warga LDII Kelurahan Kayuara membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di Jalan Kolonel Wahid Udin, Kabupaten Musi Banyuasin. Aksi sosial pada Rabu (14/10/2026) tersebut, untuk membantu masyarakat di tengah musibah kabut asap di Sumatera Selatan.
Pembagian masker menyasar masyarakat yang beraktivitas di jalan raya untuk membantu mengurangi paparan debu dan partikel udara. Ketua DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin, Daud Sobri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian LDII terhadap dampak kabut asap sekaligus upaya membantu masyarakat menjaga kesehatan.
“Kami dari LDII Muba terus berikhtiar dan menunjukkan kepedulian terhadap situasi kabut asap yang menimpa wilayah Sumatera Selatan. Salah satunya melalui pembagian masker gratis kepada masyarakat,” ujar Daud.
Menurutnya, penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya membutuhkan langkah pencegahan kebakaran, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai risiko kabut asap bagi kesehatan. Karena itu, LDII Muba turut menyampaikan imbauan tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga kesehatan melalui pengajian serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Selain membagikan masker gratis, kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan. Edukasi tersebut kami sampaikan melalui pengajian maupun berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya,” katanya.
Secara umum, paparan asap kebakaran dapat mengganggu kesehatan, terutama pada saluran pernapasan dan mata. Partikel halus dalam asap berpotensi memperburuk kondisi orang yang memiliki gangguan pernapasan, anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya.
Penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah perlindungan saat beraktivitas di luar ruangan, tetapi masyarakat tetap perlu mengurangi kegiatan di luar ketika asap pekat dan mengikuti informasi kualitas udara serta imbauan dari instansi berwenang.
Daud berharap hujan segera turun agar kondisi lingkungan berangsur membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. “Kita berharap semoga segera turun hujan, sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Kayuara berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial dan edukasi kesehatan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penerapan nilai profesional religius, yakni mendorong warga LDII untuk peduli terhadap lingkungan dan berkontribusi positif sesuai kemampuan serta perannya di tengah masyarakat. (ds)

