Semarang (22/10). Dua generasi muda LDII asal Klaten dan Surakarta meraih juara pertama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 cabang pencak silat. Abdul Fauzan Nur Adhimma dan Saffa Dzaky Azaria Rizky kini bersiap mewakili Indonesia dalam World Cup Junior Championship di Uzbekistan pada Desember 2026.
Persiapan kedua atlet menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi Pengurus Provinsi Persinas ASAD Jawa Tengah dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah di Semarang, Rabu, 14 Oktober 2026. Pertemuan itu membahas pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta dukungan pemerintah untuk menghadapi kejuaraan internasional.
Abdul Fauzan, pesilat asal Ceper, Klaten, meraih juara pertama kategori laga tingkat SMA. Sementara itu, Saffa Dzaky dari Kota Surakarta menempati posisi pertama kategori seni tunggal tingkat SMA. Keduanya akan membawa hasil pembinaan di daerah ke ajang internasional.
Ketua Pengprov Persinas ASAD Jawa Tengah Sutiyono memaparkan perkembangan pembinaan atlet dan capaian pesilat Jawa Tengah di tingkat nasional hingga internasional. Ia berharap pemerintah provinsi memberikan dukungan berkelanjutan, terutama bagi atlet yang akan bertanding di luar negeri.
“Pembinaan atlet perlu berjalan berkesinambungan. Dukungan pemerintah penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi persaingan internasional, termasuk kebutuhan menjelang keberangkatan ke Uzbekistan,” ujar Sutiyono dalam audiensi tersebut.
Sekretaris Dispora Jawa Tengah Syurya Deta Syafrie menerima rombongan Pengprov PERSINAS ASAD. Ia mengapresiasi kontribusi organisasi tersebut dalam mengembangkan pencak silat dan membina atlet muda.
Deta mengatakan hasil pertemuan akan disampaikan kepada Kepala Dispora dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia juga akan mengupayakan audiensi langsung dengan gubernur untuk membahas pembinaan atlet dan persiapan keberangkatan ke Uzbekistan.
Ia berharap Abdul Fauzan dan Saffa Dzaky dapat menunjukkan kemampuan terbaik saat bertanding. Menurut Deta, publikasi prestasi atlet melalui media sosial juga perlu diperluas agar lebih banyak generasi muda mengenal pencapaian pesilat daerah.
Deta turut mendorong kerja sama Dispora, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), dan perguruan pencak silat untuk memperkuat pembinaan. Ia juga membuka peluang kolaborasi publikasi dengan Humas Dispora melalui berbagai platform digital.
Ketua DPD LDII Kota Surakarta Muhammad Zain mengatakan prestasi Saffa Dzaky dapat menjadi dorongan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan melalui latihan yang teratur dan disiplin. Ia berharap persiapan menuju kejuaraan dunia berjalan lancar sehingga Saffa mampu tampil maksimal saat mewakili Indonesia.
“Prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menekuni bidang yang mereka minati. Kami berharap Saffa terus menjaga disiplin, sportivitas, dan konsistensi latihan dalam menghadapi kejuaraan internasional,” ujar Zain.
Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten Muhammad Sigit Winoto juga mengapresiasi pencapaian Abdul Fauzan. Menurut dia, keberhasilan tersebut menjadi dorongan bagi generasi muda di Klaten untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan positif, termasuk olahraga pencak silat.
“Kami berharap Abdul Fauzan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan penampilan terbaik. Dukungan keluarga, pelatih, organisasi, dan pemerintah diperlukan agar persiapannya menuju Uzbekistan berjalan baik,” kata Sigit.















