Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Permen Coklat

2010/01/12
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Sepanjang pengetahuan saya, semua agama mengenalkan Sang Pencipta Kehidupan ini sebagai dzat Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Mungkin dalam bentuk dan bahasa yang berbeda, tetapi ujung – ujungnya sama; welas – asih.. Dua sifat inilah yang lebih dominan dan lebih dikenal mengalahkan sifat – sifat lainnya. Dalam islam pun sama, lihatlah kalimat bismillaahir rohmaanir rohiim. Siapa yang tak mengenalnya? Dia ada di setiap awal surat, sebagai kalimat pembuka. Mau ditafsirkan bagaimana pun, sifat inilah yang menonjol. Paling menonjol. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bahkan di atsar lain Allah menerangkan Kataba ’ala nafsihi rohmah (Al-An’am 12)  Allah menulis dirinya sendiri sebagai pemberi rohmat. Sehingga tak salah, jika  banyak orang yang ”hanya mau” mengenal Allah sebagai Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Lebih tegas lagi diterangkan bahwa Rohmati gholabat ghodhobi – rohmatKu mengalahkan murkaKu. Jadilah seolah – olah sebuah paten yang melegenda di setiap pemikiran; Allah Maha Pengasih dan Penyayang, thok. Jangan kebablasen, sampai – sampai kalau ada mushibah, sontak berpikir kalau Allah tidak sayang lagi. Kesimpulan yang terlalu cepat. Padahal sejatinya itu adalah tanda sayang. Namun, banyak yang lupa.
Seorang teman kantor bercerita, suatu ketika ada seorang Ibu merasa kehilangan sebuah benda simpanannya. Benda yang menjadi kesukaan dan favoritnya. Padahal benda itu akan diberikan sebagai hadiah spesial – suguhan buat tamu istimewanya. Ia sudah mempersiapkan berhari – hari untuk itu. Mencari ke sana – kemari untuk berburu dan mengumpulkannya. Ketika saatnya tiba, ternyata benda itu tidak utuh lagi. Ada yang mengambilnya. Hal inilah yang membuatnya sewot. Kemudian dia pun bertanya kepada putranya, sebab tak ada orang lain di rumah itu selain dia.
”Hey Arie, apakah kamu yang mencuri permen coklatnya Mama?
Arie dengan jujur menjawab, ”Ya, Ma.”
”Kenapa kamu mencurinya? Apakah kamu tidak melihat Tuhan ketika mencuri? Bukankah Dia mengawasi dan melihatmu?”, kata si Ibu dengan nada jengkel.
”Lihat Ma,” jawab si bocah.
”Terus apa yang dikatakan kepadamu?”, sahut Ibu yang mengharapkan bahwa anaknya takut kepada Allah.
”Katanya, boleh ambil dua,” kata Arie dengan polos.
Mendengar jawaban itu bertambah marahlah si Ibu tadi. Mencuri adalah perbuatan jelek.. Walau dalam tata bahasa bisa saja ia tidak berarti jelek, seperti mencuri perhatian. Namun, dalam kamus umum mencuri adalah mengambil milik orang lain tanpa ijin pemiliknya. Biasanya, kalau mencuri barang yang diambil itu tidak besar. Kalau besar disebut ngrampok, sedang kalau ngambil yang kecil – kecil namanya ngutil. Oleh karena itu, kita kenal istilah ngupil.
Jujur saja, cerita di atas saya ambil dari teman non muslim, namun tak ada salahnya menjadi bahan pembelajaran buat kita semua, bukan? Namanya juga cerita, jadi terbuka dari penafsiran yang berbeda – beda. Ada yang memandang lelucon yang tidak lucu, boleh. Ada lagi yang memandang contoh jelek mencuri, boleh. Ada lagi yang mengaitkan dengan pendidikan anak, juga boleh. Semua sah – sah saja. Namun yang lebih penting dari itu semua adalah bagaimana mempresentasikan Allah dalam menghadapi setiap kejadian dalam kehidupan keseharian kita. Cermatilah kembali cerita ringan di atas.
Si Ibu dengan latar belakang yang mengikutinya, – karena merasa kehilangan -memandang bahwa Allah itu Maha Penghukum bagi orang yang berbuat jelek. Allah marah ketika terjadi pelanggaran. Si Ibu lupa dengan sifat kasihNya karena ada kepentingan lain. Hatinya tertutup. Tercemar, tidak memandang secara seksama. Sedangkan di mata si bocah, Arie, Allah adalah Maha Pemurah dan Pemaaf. Karena itu yang baru dia kenal atau ingat. Ia sering mendengarnya. Ia sering diajarkan kalau Allah adalah Maha Pengasih, Maha Pemaaf, tidak suka menghukum. Dua kutub pemahaman ini tidak akan bisa ketemu, tanpa dibarengi kesepahaman dengan dasar kejernihan hati dan beningnya batin. Sebetulnya semuanya benar. Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang. Allah juga Maha Penghukum, yang mempunyai siksa yang pedih.
Bertolak dari sudut pandang inilah perlu dijadikan pembelajaran. Bahwa dalam kehidupan, sejatinya pemahaman dasar seperti si bocah itulah yang sangat diperlukan dan dimiliki agar bisa menikmati indahnya kehidupan ini sebagai karya Sang Maha Pengasih dan Penyayang. Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang. Bagaimanapun sifat itu yang paling dominan dan menonjol. Sayangnya, setelah orang beranjak dewasa, pemahaman itu semakin pudar. Perjalanan hidup tidak malah mampu mendekatkan diri akan kasih dan sayangNya, justru menggerogotinya. Bertambahnya ilmu terkadang malah menjadi sekat yang memisahkan dan mengkotak – kotakkan nikmat Allah yang luas. Bukan membabarkanya. Dan dengan kembali kepada jalan yang benar, diharapkan manusia mampu menemukan kembali sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang itu untuk diterapkan dalam setiap aspek kehidupan. Tanpa terkecuali. Tidak cepat menghukum. Pemaaf. Santun. Senang berbuat kebajikan. Amar ma’ruf. Dan keluhuran budi lainnya. Dalam scope yang luas.
Jangan dilihat permen coklatnya yang hilang, lihatlah kesadaran dan pemahaman pokok akan kasih dan sayang yang justru melayang berganti kemarahan dan kecongkakan, seiring berjalannya waktu. Padahal, setiap hari kita sebut Arrohmaanir rohiim minimal 34 kali. Apakah belum cukup (untuk mengingatkan)? Allah memberi stempel islam sebagai agama rohmatal lil alamin. Dan pada jaman Rasulullah pun ada Kafir Dhimmi. Cermin Arrohman dan Arrohimnya Allah yang Maha Tinggi.

Oleh:Ustadz.Faizunal Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan
  • Nanang Naswito on Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat
  • Ichwan Bali on Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat
  • Azizs on Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat
  • Fauzi Achmadi on Cinta, Cinta
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

August 28, 2026
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

August 28, 2026
Harapan LDII untuk Muktamar ke-35 NU, Sebagai Solusi Masalah Kebangsaan

Harapan LDII untuk Muktamar ke-35 NU, Sebagai Solusi Masalah Kebangsaan

August 27, 2026
Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

August 31, 2026
Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

5
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

4
Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat

Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat

3
Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

2
LDII Pemalang Bekali 400 Pemuda dengan Karakter Luhur

LDII Pemalang Bekali 400 Pemuda dengan Karakter Luhur

September 2, 2026
LDII Pemalang Kenalkan Sorgum Sebagai Pangan Alternatif

LDII Pemalang Kenalkan Sorgum Sebagai Pangan Alternatif

September 2, 2026
LDII Magelang dan Polresta Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas

LDII Magelang dan Polresta Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas

September 2, 2026
LDII Magelang Perkuat Pembinaan Muslimah Lewat Pengajian Takmir Masjid

LDII Magelang Perkuat Pembinaan Muslimah Lewat Pengajian Takmir Masjid

September 2, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Pemalang Bekali 400 Pemuda dengan Karakter Luhur September 2, 2026
  • LDII Pemalang Kenalkan Sorgum Sebagai Pangan Alternatif September 2, 2026
  • LDII Magelang dan Polresta Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas September 2, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.