Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Peran Ormas Keagamaan Melawan Covid-19

2020/08/05
in Opini
0
foto ilustrasi: truthseeker08/pixabay

foto ilustrasi: truthseeker08/pixabay

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (05/08) – Pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) yang melanda dunia masih terus mewabah. Seperti halnya di Indonesia sendiri, setiap harinya masih belum menunjukkan penurunan jumlah korban yang terjangkit. Per 11 Juni 2020 di Indonesia penderita mencapai 34.316 dengan total sembuh 12.129 dan meninggal sebanyak 1.959 orang (Batubara, 2020).

Meskipun demikian, kebijakan-kebijakan di beberapa daerah terdampak sudah mulai memberikan kelonggaran kepada masyarakatnya untuk tidak lagi menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Hal ini memberikan angin segar bagi masyarakat yang sudah rindu melaksanakan aktifitas keagamaan di masjid-masjid, seperti sebelum pandemi melanda.

Namun yang tetap menjadi perhatian ialah, meskipun pemerintah sudah memberikan kelonggaran terkait beribadah di masjid atau musholla, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama masa pandemi.

Seperti memakai masker ketika ke masjid, membawa sajadah/alas sholat masing-masing, mencuci tangan ketika akan masuk dan keluar mesjid serta tetap menerapkan Psichal dan social distancing selama beribadah. Keadaan yang seperti ini menjadi salah satu tatanan kehidupan baru yang dijalani oleh masyarakat.

Tatanan kehidupan baru atau new normal tidak hanya berkaitan dengan keadaan ekonomi bisnis setelah terjadinya krisis, namun juga istilah ini digunakan dalam konteks sutau hal yang awalnya tidak lazim menjadi hal yang umum dilakukan, seperti halnya protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 (Wikipedia, 2020).

hal yang belum umum dilakukan ini akan menjadi sebuah polemik dalam masyarakat butuh waktu dalam menyesuaikannya. Karena itu, melibatkan ormas keagamaan dalam mitigasi pandemi ini adalah hal yang tidak bisa diabaikan.

Organisasi keagamaan adalah sebuah lembaga yang terbentuk atas dasar kesamaan baik kegiatan, profesi dan agama (Ruslan, 2014).

Pemerintah memang harus melibatkan ormas keagamaan dalam rangka pemutusan rantai virus ini. Hal ini dikarenakan kelompok keagamaan menjadi komunitas yang sangat rentan terjadinya penyebaran.
Tidak hanya itu saja, pengumpulan jamaah dalam jumlah banyak dalam satu titik merupakan faktor yang sangat mudah dan efektif dalam penularan virus corona.

Ormas-ormas keagamaan yang besar seperti NU, Muhammadiyah dan LDII termasuk ormas yang aktif dalam siar agama. Namun, penyebutan ketiga organisasi ini tidak menafikkan keberperanan organisasi-organisasi lain yang juga memiliki pengaruh yang kuat dalam masyarakat.

Para tokoh dari ormas tersebut mampu memperbaiki faham agama dalam mengambil sikap pada masa wabah Covid-19 ini.

Para ulama-ulama dan mubaligh-mubalighin mereka memiliki peran dalam mensosialisasikan kepada jamaahnya terkait hal yang perlu menjadi perhatian dalam memutus mata rantai virus ini.

Interaksi keseharian mereka dan jargon-jargon mereka dalam memberikan nasihat dipandang lebih efektif dibandingkan penyuluhan yang diberikan oleh pemerintah.

Ketiga ormas keagamaan diatas memiliki jaringan yang luas di Indonesia. Struktur keorganisasiannya pun bertingkat mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) sampai dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Hal ini memberikan potensi yang cukup besar dalam melakukan mitigasi penanggulangan bencana termasuk wabah Covid-19. Selain itu, pada organisasi keagamaan biasanya memiliki badan-badan otonom baik dalam pembinaan perempuan, anak-anak dan pemuda yang siap membantu dan mendukung tugas organisasi induknya masing-masing.

Namun, masih banyak hal yang di luar maklumat yang bisa dilakukan oleh organisasi-organisasi terebut. Maka dari itu, pemerintah harus bisa memberikan pengarahan yang jelas kepada ormas secara komprehensif tentang wabah ini.

Pemerintah diharapkan bisa memberikan petunjuk dan arahan terkait apa yang sudah, sedang dan belum dilaksanakan dalam penanganan Covid-19 tersebut. Sehingga para pemimpin dari masing-masing ormas bisa mendeskripsikan tindakan apa yang bisa mereka lakukan.

Koordinasi dan kerjasama yang baik inilah yang sangat diperlukan oleh pemerintah dalam penanganan permasalahan saat ini. Harapannya, kerjasama yang terjalin antara pemerintah dengan ormas keagamaan tidak hanya putus dalam penanganan Covid-19 saja, akan tetapi berlanjut dalam penangan-penangan bencana lainnya.

Dede Gunandi, S.Pd
Pengurus DPD LDII Kab. Tanah Datar-Sumatera Barat
Mahasiswa Pasca Sarjana IAIN Batusangkar.

*tulisan dimuat di MinangkabauNews edisi Juni.

Tags: covid19IndonesiakeagamaankorbanldiiormasPandemipenderitawabah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.