Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

THAT’S THE WAY OF THE WORLD (IT OUGHT TO BE)

2010/11/15
in Opini
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Composed By Ranie Dewiyanti

Apa yang menjadikan seseorang lebih baik dari orang lain selain dirinya? Pendidikannya? Nenek moyang & kebangsawanannya? Posisinya di dalam masyarakat? Status ekonominya? Kepahaman agamanya? Atau kedermawanannya?

Bagi saya semua relative dan tidak absolute. Saya tidak bicara dari sudut keyakinan yang saya anut, karena teman-teman saya sangat beragam dan saya tidak berhak menyatakan orang-orang terbaik adalah orang-orang yang bisa menjalani hidup sesuai dengan keyakinan saya.
Saya akan membiarkan hal itu sebagai standar bagi diri sendiri dan lingkungan dimana saya menjalani kepahaman itu bersama-sama. Tapi seseorang yang lebih baik menurut saya, adalah seseorang yang memang akan dinilai baik oleh semua pihak atau setidaknya sebagian besar masyarakat di lingkungannya.

Padahal, konon “yang baik itu belum tentu benar”.

Bicara tentang kebenaran, lagi-lagi kita menemukan makna bahwa tidak ada kebenaran yang absolute dan paling justify selain kebenaran dariNya. Lalu kita bicara kebenaran dariNya akan dikaitkan dengan kepercayaan tiap orang mengenai kebenaran itu sendiri juga dari kacamata keyakinan yang dianutnya.
Teori relativitas kembali berperan di sini. Karena ternyata kebaikan seseorang selalu terdefiniskan melalui kriteria-kriteria kepahaman/keyakinan yang dianutnya. Dengan segudang pembatasan sebagai borderline yang bisa membuat orang yang baik tetap menjadi orang yang baik. Karena begitu borderline itu dipatahkan atau dilewati, predikat orang yang baik bisa hancur seketika. Kadang-kadang tanpa memperhitungkan nilai-nilai kebaikan lain yang masih dimiliki orang itu, yang masih ada dalam garis pembatas. Biasanya hal ini berkaitan langsung dengan opini public terhadap bobot kebaikan itu sendiri.

Makanya, apapun itu … dari pandangan di atas, dengan adanya kita hidup berdampingan dalam keberagaman, kebaikan dan kebenaran bersifat relative dan tidak absolute. Pertimbangannya selalu berdasarkan norma dan lagi-lagi keyakinan yang nantinya akan berkembang hanya di satu lingkungan.

So….
Dalam hal ini menurut hemat saya, kita memerlukan sebuah terminology kebaikan yang bersifat universal dan justify di mata semua pihak. Yang tidak akan luntur atau diragukan karena unsure-unsur bersifat pribadi yang dimiliki setiap individu. Apapun kedudukannya, pendidikannya, status ekonominya, suku bangsanya, jenis kelaminnya dan agamanya… orang tersebut tetap menjadi orang yang baik di mata semua orang.

Tentu saja hal ini sudah juga dipikirkan, dibentuk dan diterapkan oleh para pakar sosiologi kemasyarakatan. Hanya saja, dalam kurun waktu yang menjadi pengamatan saya…kebaikan yang universal tersebut tidak lagi dapat diterapkan dengan optimal. Semua melakukan kebaikan atas dasar kebaikannya sendiri, mendefinisikan perjuangan mempertahankan kebenaran dengan caranya sendiri dan melupakan keberadaan orang lain di sekelilingnya. Atas dasar value yang dipatoknya, bahkan nyawa manusia lain tidak lagi masuk dalam standar kriterianya.

Parahnya, kejadian-kejadian yang berkaitan dengan hal tersebut mempunyai dampak yang kurang lebih sama dengan apa yang dilakukannya.
Yaitu mengundang reaksi dari pihak lain yang tidak “sepaham”
dengannya. Maka terjadilah kompetisi sangat tidak sehat antar masyarakat notabene antar keyakinan (bukan hanya agama) di dalam masyarakat. Lalu semua terpecah belah dan akhirnya … mimpi hidup berdampingan dengan damai melalui wacana dan era ‘globalisasi’ (yang disosialisasikan selama lebih dari 5 tahun lalu) tidak akan pernah terwujud.

Hmmm….
Kenapa kita tidak berpikir secara global pula? Bahwa apa yang kita lakukan di situasi dan jaman seperti ini ditujukan bagi semua umat manusia di dunia. Semua umat manusia…terlepas dari diskriminasi yang memang tidak akan ada habisnya hingga akhir jaman.

Well, kembali kepada pertanyaan ‘siapakah orang yang dinilai lebih baik ?’ di atas, saya kira sangat relevan bila saya katakan bahwa dia adalah orang yang memahami kebaikan yang bersifat universal. Atau orang yang baik dalam pandangan orang secara keseluruhan. Berguna bagi lingkungannya di mana saja dia berada, dapat diterima oleh semua orang di mana saja dia berada serta melakukan banyak hal bagi siapa saja yang ada di sekitarnya.

Dan ternyata, setiap orang memiliki modal utama untuk dapat menjadi seperti itu… modal yang diberikanNya pada kita sebagai pembeda antara kita dengan hewan dan mahluk lainNya, yaitu HATI.
Dengan memiliki HATI sebagai asset utama, maka kebaikan yang bersifat universal tidak perlu lagi dipertanyakan. Karena dengan HATI kita memiliki CINTA, KASIH, WELAS ASIH, TOLERANSI, DERMAWAN DAN KESABARAN sebagai nilai-nilai kebaikan yang mendekati absolute serta diterima oleh semua orang.

 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan
  • Kasriyati on Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan
  • AngkaDH on DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang
  • AngkaDH on LDII: Perpustakaan Bukan Gudang Buku Tapi Ruang untuk Asah Nalar
  • Mansur Ghozali on DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

September 14, 2026
DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

September 21, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

March 17, 2026
Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

12
Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan

Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan

2
DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

2
LDII: Perpustakaan Bukan Gudang Buku Tapi Ruang untuk Asah Nalar

LDII: Perpustakaan Bukan Gudang Buku Tapi Ruang untuk Asah Nalar

1
MUI Maluku Utara Ajak LDII Makmurkan Masjid dan Perkuat Generasi Muda

MUI Maluku Utara Ajak LDII Makmurkan Masjid dan Perkuat Generasi Muda

September 21, 2026
MUI dan LDII Papua Selatan Bahas Pembangunan Pesantren untuk Anak Muslim Papua

MUI dan LDII Papua Selatan Bahas Pembangunan Pesantren untuk Anak Muslim Papua

September 21, 2026
Kekeringan Melanda, LDII dan Warga Lamasi Gelar Salat Istisqa

Kekeringan Melanda, LDII dan Warga Lamasi Gelar Salat Istisqa

September 21, 2026
LDII Kendari Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan dan Kecukupan Air

LDII Kendari Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan dan Kecukupan Air

September 21, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • MUI Maluku Utara Ajak LDII Makmurkan Masjid dan Perkuat Generasi Muda September 20, 2026
  • MUI dan LDII Papua Selatan Bahas Pembangunan Pesantren untuk Anak Muslim Papua September 20, 2026
  • Kekeringan Melanda, LDII dan Warga Lamasi Gelar Salat Istisqa September 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.