Jakarta (8/4). Ketua Bidang Prestasi Pengurus Besar (PB) Persinas ASAD, Eka Yulianto mengajak para atlet yang berlaga pada Festival Pencak Silat Persinas ASAD 2026, untuk memperkuat mental dan karakter. Hal itu ia katakan saat menyerahkan penghargaan bagi para juara di lokasi Festival Generus (GenFest) Munas X LDII, Padepokan Ponpes Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, pada Selasa (7/4/2026).
“Pembinaan mental dan karakter penting bagi generasi muda yang menekuni dunia olahraga. Generasi sekarang cenderung ingin serba instan dan nyaman dengan gawai. Sehingga, mental harus dijaga agar sukses,” ujar Eka Yulianto.
Lebih lanjut, ia mengingatkan, gelar juara bersifat sementara, jika tidak diiringi dengan konsistensi latihan. “Keberhasilan juara hanya pada saat di podium. Setelah turun, telah menjadi mantan juara. Untuk itu, atlet harus meningkatkan level, menjaga konsisten latihan dan fokus untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” tegas Eka Yulianto.
Menurut Eka, fokus dan kedisiplinan menjadi kunci bagi atlet untuk menembus level yang lebih tinggi. Ia mendorong para peserta agar terus menjaga semangat berlatih dan tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang diraih.
Eka Yulianto optimis atlet muda binaan Persinas ASAD dapat melangkah ke kancah internasional seperti dirinya. “Saya lihat potensi dari para Kontingen tadi, saya yakin akan ada yang menjadi penerus saya,” ucapnya.
Kompetisi pencak silat dalam Genfest 2026 ini diikuti puluhan kontingen usia pra remaja dan remaja dari wilayah Jabodetabek, yang bertanding dalam kategori tunggal, berpasangan, dan beregu. Awarding ceremony menjadi penutup rangkaian pertandingan sekaligus bentuk apresiasi atas prestasi para peserta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter dan pelestarian budaya bangsa melalui pencak silat, sejalan dengan semangat Munas X LDII dalam mencetak generasi profesional religius.











