Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

HUT TNI, Presiden Tekankan Modernisasi Alutsista Harus Dilakukan dengan Bijak

2023/10/06
in Headlines, Nasional
2
Dirgahayu THI 2023

Pada awal September lalu, Menhan Prabowo membuat gebrakkan untuk memperkuat alutsista TNI AL dengan membeli Submarine Rescue Vehicle System (SRVS), yakni kapal selam yang berfungsi untuk mengevakuasi awak kapal selam yang tenggelam. Belum lagi pengadaan Leopard 2 RI, Helikopter AH-64 Apache, KRI Ardadedali (404), pesawat tempur Su-30, maupun rudal MM40 Exocet dan rudal NASAMS untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (5/10). Era globalisasi mengubah perspektif ancaman bagi suatu negara yang menuntut dunia militer juga berubah. TNI sebagai garda terdepan kekuatan pertahanan NKRI, harus terus-menerus berubah dan menata diri untuk menjawab tantangan dan ancaman di masa depan yang semakin kompleks.

Memasuki usianya yang Ke-78 pada 5 Oktober 2023, tantangan yang dihadapi TNI dalam menjaga pertahanan dan keamanan nasional bukan hanya perang secara fisik. Hal tersebut dikarenakan situasi geopolitik global yang tidak menentu dan pesatnya perkembangan iptek.

Untuk itu, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) merupakan investasi pertahanan jangka panjang. Karena alutsista merupakan salah satu elemen pembentuk postur pertahanan negara.

Terdapat faktor internal dan eksternal yang mendesak pemerintah Indonesia untuk melakukan peremajaan alutsista. Faktor internal terkait dengan kondisi memprihatinkan dari alutsista saat ini, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

Jumlah alutsista yang ada belum mencapai target yang diinginkan dalam rencana modernisasi pertahanan Minimum Essential Force (MEF), dan banyak di antaranya sudah sangat tua, melebihi usia operasional yang optimal.

Merujuk laporan the Military Balance 2022 yang diterbitkan oleh International Institute for Strategic Studies, hanya sekitar 40 persen alutsista Indonesia yang siap digunakan. Hal ini tentunya dapat mengurangi kesiapan militer dan meningkatkan risiko bagi personel TNI yang menggunakannya.

Sementara itu, faktor eksternal terkait dengan perubahan dinamis dalam geopolitik global, seperti sengketa di Laut China Selatan, krisis di Myanmar, rivalitas antara Amerika Serikat dan China di kawasan Indo-Pasifik, hingga krisis di Ukraina. Untuk meningkatkan kekuatan pertahanan di tengah dinamika lingkungan strategis dan potensi ancaman yang semakin kompleks di masa depan, maka modernisasi alutsista dinilai perlu.

Strategi Modernisasi Alutsista Ala Menhan Prabowo

Sejak dilantik menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) pada 2019, Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap pengadaan dan modernisasi alutsista. Dari segi anggaran, Kementerian Pertahanan berupaya mengoptimalkan implementasi pengadaan, modernisasi, pemeliharaan, dan perawatan alutsista.

Sebut saja di antaranya pada awal September lalu, Menhan Prabowo membuat gebrakkan untuk memperkuat alutsista TNI AL dengan membeli Submarine Rescue Vehicle System (SRVS), yakni kapal selam yang berfungsi untuk mengevakuasi awak kapal selam yang tenggelam. Belum lagi pengadaan Leopard 2 RI, Helikopter AH-64 Apache, KRI Ardadedali (404), pesawat tempur Su-30, maupun rudal MM40 Exocet dan rudal NASAMS untuk memperkuat pertahanan Indonesia.

Modernisasi alutsista, memang adalah bagian penting dari pembangunan kekuatan pertahanan suatu negara, untuk menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks. Namun, hal ini tidak boleh sampai mengabaikan kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat sipil. Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo pada pidato upacara hari ulang tahun (HUT) ke-78 TNI di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Kamis (5/10).

“Urusan alutsista, memang modernisasi alutsista sangat diperlukan. Namun, keuangan negara, anggaran negara, APBN kita sangat terbatas dan untuk kebutuhan kesejahteraan rakyat sangatlah besar,” ungkapnya.

Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong modernisasi alutsista harus mengambil pendekatan yang terencana, transparan, dan akuntabel. Antara lain negara harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan pertahanan, berdasarkan analisis ancaman yang realistis.

Hal ini membantu memprioritaskan modernisasi alutsista yang relevan dan efektif. “Sehingga belanja alutsista harus dilakukan bijak, baik caranya maupun peruntukannya,” ujar Jokowi.

Namun demikian, Presiden Jokowi juga menekankan modernisasi alutsista juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Keahlian yang diperlukan meliputi kemampuan mengoperasikan, kemandirian memproduksi, dan mengembangkan teknologi guna mengurangi ketergantungan luar negeri.

“Harus didorong transfer teknologi, harus didorong peningkatan SDM, dan harus diutamakan produk dalam negeri,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan alokasi anggaran senilai Rp39,47 triliun untuk modernisasi alutsista tahun 2024. Anggaran tersebut masuk ke daftar belanja Kementerian Pertahanan. Total alokasi belanja Kemhan berdasarkan program mencapai Rp135,44 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.

“Industri pertahanan keamanan juga terus didorong agar maju dan mandiri dengan dukungan APBN. Antara lain dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan alutsista secara bertahap dengan didukung industri pertahanan dalam negeri untuk memenuhi kekuatan pokok minimum,” ujar Jokowi. (FU/LINES)

Tags: alutsistaDirgahayu TNIultah TNI

Comments 2

  1. Angka Dwi Hadianto says:
    2 years ago

    semoga Alloh paring dgn semangat rukun kompak kerjasama yg baik, NKRI tetap utuh tangguh semakin maju tumbuh dan barokah.

    Reply
  2. anak jaxel says:
    2 years ago

    jaya jaya jaya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sulaeman on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • wahyu hidayat on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Mustiko on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Dasuki on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Dasuki on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

14
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Nasehat untuk Para Istri

Nasehat untuk Para Istri

3
Renungan Hari 23

Renungan Hari 23

March 13, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

March 12, 2026
Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan?

Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan?

March 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 23 March 13, 2026
  • Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita March 13, 2026
  • Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan March 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.