Serang (3/4). DPW LDII Banten silaturrahim dengan Ketua Umum MUI Banten KH A. Bazari Syam di Pondok Pesantren Al-Wahdah, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Masih dalam suasana Idul Fitri, kunjungan bertujuan mempererat tali silaturrahim dan memperkuat ukhuwah, Sabtu (28/3/2026).
“Momen Idul Fitri menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar elemen umat Islam. Silaturrahim semacam ini penting untuk menjaga komunikasi, memperkuat ukhuwah, serta merawat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito.
Dimo menyebut, silaturrahim syawal ini merupakan agenda rutin untuk sowan dan menjalin komunikasi dengan para ulama dan stakeholder di Provinsi Banten. Dalam kesempatan itu, ia mengajak Ketua MUI Banten untuk mengisi nasehat dan arahan dalam kegiatan silaturrahim Syawal yang akan dilaksanakan oleh DPW LDII Banten di bulan Syawal ini.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan berbahagia bisa bersilaturrahim dengan Pak Ketum MUI Banten. Kami berharap kegiatan silaturrahim Syawal yang akan kami adakan nanti dapat menjadi momentum untuk mempererat ukuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat,” ujar Dimo.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan berbahagia bisa bersilaturrahim dengan Pak Ketum MUI Banten. Kami berharap kegiatan Silaturrahim Syawal yang akan kami adakan nanti dapat menjadi momentum untuk mempererat ukuwah islamiyah dan meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat,” ujar Dimo.
Dalam pertemuan itu, Dimo juga menyampaikan permohonan doa dan dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 7–9 April 2026.
Ketua MUI Banten KH A. Bazari Syam menyambut baik silaturrahim ini dan berterima kasih atas undangan yang diberikan. Ia mengungkapkan akan hadir dalam kegiatan silaturrahim Syawal yang akan diadakan oleh DPW LDII Banten nanti.]
“Insya Allah saya akan hadir dan memberikan nasehat serta arahan kepada warga LDII di Banten. Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ukuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan umat,” ujar KH Bazari.
Ia menambahkan, ormas Islam memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan umat. Menurutnya, setelah Idul Fitri umat Islam perlu terus menjaga semangat ibadah. Ia berharap LDII terus mengambil peran dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat serta bangsa.
“Setelah Idul Fitri, semangat ibadah jangan sampai berhenti. Umat Islam harus terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan,” ujar KH Bazari.
KH Bazari juga berharap pelaksanaan Munas X LDII dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi keagamaan dalam menjawab tantangan umat dan bangsa. “Forum permusyawaratan seperti munas penting untuk memperkuat arah pengabdian organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.











