Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketum LDII: Gerakan PAUD Jadi Strategi Siapkan SDM Profesional Religius

2023/10/21
in Nasional
2
Ketum DPP LDII KH Chriswanto Santoso saat membuka “Seminar dan Workshop Nasional DPP LDII”, bertema “Gerakan PAUD Profesional Religius Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara itu dihelat secara hybrid, dengan studio utama di Kantor DPP LDII. Foto: LINES.

Ketum DPP LDII KH Chriswanto Santoso saat membuka “Seminar dan Workshop Nasional DPP LDII”, bertema “Gerakan PAUD Profesional Religius Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara itu dihelat secara hybrid, dengan studio utama di Kantor DPP LDII. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (21/10). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengungkapkan, sumberdaya manusia (SDM) profesional religius, tidak bisa diperoleh dengan instan. Perlu perencanaan yang baik, salah satunya melalui gerakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hal itu, ia katakan saat membuka “Seminar dan Workshop Nasional DPP LDII”, bertema “Gerakan PAUD Profesional Religius Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara itu dihelat secara hybrid, dengan studio utama di Kantor DPP LDII Jakarta, diikuti 400-an titik studio mini se-Indonesia.

“Tantangan ke depan dalam membangun SDM, bukan hanya menjumpai tahun 2045. Tetapi sukses, mencapai Indonesia Emas 2045, yang sejahtera dan berkeadilan,” ujarnya di Kantor DPP LDII Senayan, Jakarta, pada Sabtu (21/10).

Menurutnya, ada dua momen penting yang akan dihadapi Indonesia. “Bonus demografi dan Indonesia Emas 2045. Untuk menggapainya, terdapat delapan program prioritas LDII, empat program pertama adalah pembangunan SDM,” ujarnya.

Ia berharap, melalui perencanaan dan strategi yang baik, pada 2045, hasilnya bisa dinikmati bangsa sendiri, bukan bangsa lain. “Kami sepakat, pembangunan SDM, harus dimulai sejak dini, bahkan sejak di dalam kandungan,” imbuhnya.

Untuk itu, ia mengungkapkan, terdapat beberapa hal yang telah dilakukan LDII pada program prioritas kluster pendidikan. “Pertama, kami sudah mendirikan Sekolah Pamong Indonesia (SPI),” ujarnya.

Saat ini, ia melihat banyak boarding school, dan harus ada yang berperan menjadi orangtua. “Peserta didik, tidak sekedar menjadi pintar, tetapi juga berkarakter,” pungkasnya.

Ia mengatakan, LDII membuat sebuah sistem, pamong yang mampu memahami diri sendiri dan mengatur diri sendiri. “Kemudian bisa mengatur pada orang lain. Sehingga, dapat membentuk peserta didik yang berkarakter dan bertanggung jawab, bukan manusia robot,” jelasnya.

Kedua, LDII telah membuat platform pendidikan karakter sebagai wahana diskusi seluruh stakeholder pendidikan di Indonesia. “Kami berharap, ada ruang untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga dalam mendidik lebih akurat dan baik,” tegasnya.

Kini, LDII melaksanakan “Gerakan PAUD”. Hal itu mengingat, kesadaran terhadap pendidikan PAUD masih rendah di Indonesia. “Belum banyak yang memahami pendidikan sejak dini itu penting,” ujarnya.

Bahkan, ada orangtua yang salah dalam memperlakukan anak. “Seharusnya masih di umur banyak bermain dan melakukan sesuatu untuk membantuk karakter, tetapi sudah dijejali dengan sesuatu yang belum waktunya,” ujarnya.

Maka, kami menargetkan ke depan, setiap pimpinan cabang di lingkungan LDII memiliki PAUD. “Sehingga anak-anak mendapatkan pendidikan yang benar sejak dini. Selanjutnya, tinggal mengisi di jenjang SD, SMP dan SMA,” pungkasnya.

Di lingkungan LDII, ia menegaskan harus mendidik dengan karaker yang benar. “22 tahun lagi, pada tahun 2045, generasi saat ini, menjadi generasi penyambut Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Tags: ldiiPAUDPendidikan KarakterRoad to Rakernas 2023sumber daya manusia

Comments 2

  1. Amin widodo says:
    2 years ago

    PAUD penting banget guna meletakkan dasar dasar pendidikan karakter generasi penerus kita, seyogyanya PAUD menjadi perhatian kita bersama dalam rangka menyongsong bonus demografi .

    Reply
  2. Syamsuddin says:
    2 years ago

    Anak pada masa di bawah lima tahun( balita) adalah dunia bermain sambil berimajinasi .dalam bermain itulah karakter dapat terbentuk diantara nya solidaritas sesama kedisiplinan, tatakrama, mensukuri pemberian orang lain juga kepada Allah sang pencipta yg maha pemurah dan penyayang, awal berdiri nya pendidikan PAUD termasuk Taman Kanak(TK) di mulai dari golongan yg status sosial nya menengah ke atas, TK hannya berada di komplek Asrama Kepolisian Angkatan tentara, dan komplek komplek elit, sehingga terbawa bawa gaya pendidikan .nya mengidola kan lingkungan nya, dengan .pakaian seragam polisi,tentara, itu seharus nya mulai.sekarang harus sudah..di rubah, mengapa anak tiduaak dituntun untuk menghargai petani, perawat dokter dan guru? .temasuk guru sepritual (Mubalig/ Mubalighoh) kemudian satu hal lagi kebiasaan yg tidaj disadari pengasuh dan pengelola pendidikan PAUD/ TK, untuk apa anak masih awam sdah di perkenalkan manasik Haji ini terlalu muluk muluk, kenapa yg justru lebih penting didahulukan adalah cara menjaga kesucian, cara buang air kecil/ besar cara berwudlu yg benar,cara .sholat yg husuk, berdo a, menghafal surat surat pendek, melatih berpuasa walau hanya .sampai.pukul 11 atau 10, lalu makan bersama, dll, .Kembali ke masa kanak kanak adalah dunia bermain, Nanti dulu yg memaksa anak dusuruh menghafal huruf, menghaffal angka bahkan sdah kebablasan ada tambah kurang.dll .Ini belum waktu nya , .

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong
  • Sudarmanto on Ponpes Gadingmangu Helat Santunan Anak Yatim dan Duafa
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 28
  • Dedi Century Kenya on Renungan Hari 28
  • Angka DH on Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

27
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

4
Renungan Hari 28

Renungan Hari 28

2
DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

2
Renungan Hari 28

Renungan Hari 28

March 18, 2026
Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII

Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII

March 18, 2026
LDII Karangasem Hadiri Penyerahan Bantuan Marbot Masjid dari Kemenag

LDII Karangasem Hadiri Penyerahan Bantuan Marbot Masjid dari Kemenag

March 18, 2026
Hadiri Buka Bersama Kapolda Banten, LDII Komitmen Bantu Para Pemudik

Hadiri Buka Bersama Kapolda Banten, LDII Komitmen Bantu Para Pemudik

March 18, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 28 March 18, 2026
  • Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII March 18, 2026
  • LDII Karangasem Hadiri Penyerahan Bantuan Marbot Masjid dari Kemenag March 18, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.