Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Kisah Generasi Muda LDII Menjajal Peruntungan di Jepang

2022/09/13
in Iptek
1
Dyah Sri Utami atau Tami, warga LDII Tangerang bekerja di perusahaan konsultan geoteknik Jepang. Foto: LINES.

Dyah Sri Utami atau Tami, warga LDII Tangerang bekerja di perusahaan konsultan geoteknik Jepang. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Tokyo (13/9). Selepas kuliah, umumnya orang memasuki dunia kerja. Tidak terkecuali seorang anak muda LDII asal Tangerang, Dyah Sri Utami, yang pernah memenangkan kompetisi ilmiah di Jepang.

Gadis yang biasa dipanggil Tami itu, kini bekerja sebagai konsultan di perusahaan Nissaku Co., Ltd yang bergerak di bidang konsultasi air dan geoteknik. Perusahaan tersebut berlokasi di Saitama-Shi, Omiya, Jepang. Sebelumnya, ia menamatkan pendidikan magister di Tokai University dengan gelar Master Engineering dan poin nilai 3.80 dari skala 4.00.

Setelah lulus, ia melamar kerja melalui agensi bernama ASEAN Career dan mengikuti seminar dari berbagai perusahaan di Jepang. Seminar itu mengenalkan profil perusahaan hingga tata cara melamar sesuai karakter perusahaan tersebut. Selanjutnya, pelamar akan diarahkan ke bagian internship atau pengenalan perusahaan secara mendalam dengan mengunjungi langsung perusahaan tersebut.

“Jadi setiap perusahaan itu berbeda jenis internship-nya. Kebanyakan intershipnya itu seperti pengenalan pekerjaan meliputi di kantor atau lapangan, yakni dalam satu hari mengerjakan apa saja. Untuk durasinya tergantung dari masing-masing perusahaan itu sendiri,” ujarnya ketika diwawancarai via chat, Senin (5/9). Menurut Tami, mencari kerja di Indonesia dengan di Jepang berbeda.

“Di Indonesia, pelamar yang mencari informasi job fair (tempat yang mewadahi perusahaan-perusahaan untuk bertemu dengan pencari kerja) dan kemudian mendaftar. Namun di Jepang, para agensi yang mencari pelamar melalui seminar,” ujar Tami. Pengalamannya sendiri, proses Warga Negara Asing (WNA) yang ingin melamar pekerjaan di Jepang, dilakukan dengan tiga cara yakni melalui bantuan dari pihak universitas, agensi umum, atau agensi khusus.

“Kalau universitas-universitas di Jepang, sistemnya itu satu tahun sebelum kelulusan sudah ada imbauan tentang adanya kunjungan dari berbagai perusahaan untuk melakukan presentasi. Dan apabila mahasiswa itu tertarik pada salah satu perusahaan tersebut, pihak universitas akan membantu proses selanjutnya,” ungkap Tami.

Sedangkan untuk agensi umum yakni sebuah situs pencari kerja, seperti: Rikunabi, MyNavi ini dapat digunakan oleh Warga Jepang maupun WNA dalam melamar pekerjaan di perusahaan Jepang. Namun proses perekrutannya disetarakan dengan Warga Jepang. Dan ini yang menurutnya lebih sulit karena level bahasa yang digunakan pada saat ujian tes masuk menggunakan level bahasa Jepang asli.

Berbeda dengan agensi khusus, seperti Ryukatsu, ASEAN Career yang diperuntukkan untuk WNA yang ingin melamar pekerjaan pada perusahaan di Jepang dan ini lebih mudah karena saingannya hanya orang-orang asing saja serta level bahasa Jepang yang sering digunakan orang asing pada umumnya.

Bekerja Sekaligus Memahami Budaya Negara

Tami bercerita, pekerjaannya berhubungan dengan eksperimen tanah dan pencegahan bencana, “Tetapi ini semua tergantung permintaan klien,” ujarnya. Di departemennya, ia banyak menangani proyek dari pemerintah tingkat provinsi atau kota setiap tahunnya, seperti pengukuran stabilitas lereng, pengukuran ketinggian permukaan air tanah, dan lain-lain.

“Jadi di Jepang ini selalu ada namanya pengukuran pencegahan alam, meskipun setiap tahunnya tidak ada pergerakan sama sekali, seperti gempa, longsor, dan sebagainya. Pemerintah Jepang harus mempunyai data tiap tahun dari masing-masing perkotaan,” ujarnya.

Setelah lima tahun tinggal di Negeri Sakura, ia harus menyesuaikan diri dengan kompleksnya budaya Jepang sambil bekerja. Seperti contoh saat bekerja, pekerja di Jepang memiliki karakter loyal terhadap perusahaan. Sehingga jarang menemui karyawan yang pulang tepat waktu, umumnya melewati batas jam kantor.

Selain itu masyarakat Jepang sangat mengapresiasi budaya leluhur mereka, “Kami sebagai orang asing, diwajibkan untuk berbicara bahasa Jepang selama berada di negara tersebut,” ungkapnya.

Untuk itu Tami berpesan, setidaknya menguasai bahasa Jepang jika punya niat bermukim atau bekerja di sana, karena itu memudahkan komunikasi. Namun, jika ingin bekerja di lingkungan yang budayanya multikultur, sebaiknya mencari perusahaan internasional.

“Biasanya perusahaan internasional lebih banyak memakai bahasa Inggris dalam bekerja, baik itu komunikasi, penulisan laporan, dan lain-lain. Dan karyawannya juga dari berbagai negara, tidak hanya orang Jepang saja. Jadi, lingkungan kerjanya lebih berwarna,” tutupnya.

Comments 1

  1. Eko Wiharso says:
    2 years ago

    Menarik sekali baca informasi tentang warga LDII yg diluar negeri, baik tentang personalnya ataupun perkembangan warga LDII itu sendiri.
    Info ini sangat bermanfaat apalagi yg punya keluarga di luar negeri, kebetulan anak sy juga sedang belajar Shizuoka di Jepang.
    Terima kasih Alhamdulillah jazakumullahu khoiro

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • luludwi 85 on Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon
  • Sudibyo on KBIHU Budi Luhur Naungan LDII Bersama 1.337 Calon Haji Banyumas Ikuti Manasik
  • Sudibyo on LDII Kota Bogor Berpartisipasi dalam Pemantauan Hilal
  • Ipa on LDII Subang Ikuti Pengamatan Hilal Awal Ramadan Bersama Kemenag
  • Ipa on LDII Subang Ikuti Pengamatan Hilal Awal Ramadan Bersama Kemenag
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

February 16, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

February 17, 2026
ldii ponde

Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon

February 20, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

15
Renungan Hari 1

Renungan Hari 1

8
Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

7
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

5
Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

February 23, 2026
LDII Kampung Desay Gelar Kerja Bakti untuk Raih Lima Sukses Ramadan

LDII Kampung Desay Gelar Kerja Bakti untuk Raih Lima Sukses Ramadan

February 23, 2026
LDII Kota Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wakil Wali Kota

LDII Kota Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wakil Wali Kota

February 23, 2026
Penyakit Hati yang Mematikan

Penyakit Hati yang Mematikan

February 22, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri February 23, 2026
  • LDII Kampung Desay Gelar Kerja Bakti untuk Raih Lima Sukses Ramadan February 23, 2026
  • LDII Kota Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wakil Wali Kota February 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.