Bandung (4/2). DPW LDII Jawa Barat menggelar konsolidasi organisasi bersama DPD LDII se-Bandung Raya. Kegiatan itu digelar di Sekretariat DPD LDII Kabupaten Bandung, Jawa Barat, untuk mematangkan program menyambut bulan suci Ramadan, pada Rabu (29/1).
Konsolidasi tersebut diikuti DPD LDII Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan Kota Cimahi. Menurut Wakil Ketua DPW LDII Jawa Barat, Akhyar, forum konsolidasi ini menjadi wadah penyelarasan langkah dan penguatan sinergi antarstruktur LDII di wilayah Bandung Raya, khususnya dalam pelaksanaan program keagamaan dan sosial selama Ramadan.
Konsolidasi dipimpin Akhyar dan dihadiri para ketua DPD LDII se-Bandung Raya. Ia menekankan pentingnya peran aktif DPD agar semakin proaktif, produktif, dan adaptif dalam menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mendorong penguatan komunikasi dan hubungan dengan mitra strategis di tingkat kabupaten dan kota.
“Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana kerja sama antara LDII dan Polda Jawa Barat dalam pelaksanaan tarawih keliling (tarling) ke masjid-masjid, termasuk masjid di bawah naungan LDII. Program tersebut diarahkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan ibadah masyarakat selama Ramadan,” ungkapnya.
Selain itu, DPW LDII Jawa Barat mendorong penguatan program sosial keumatan yang akan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, “Program tersebut di antaranya “LDII Berbagi”, berupa pembagian takjil kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial selama bulan Ramadan,” lanjutnya.
Dalam forum tersebut, DPD LDII Kota Bandung juga menyampaikan rencana pelaksanaan bazar sembako murah untuk masyarakat umum, “Sebanyak 1.000 paket sembako disiapkan, yang semula bernilai sekitar Rp150 ribu dan dapat ditebus dengan harga Rp50 ribu per paket,” ungkap Ketua DPD LDII Kota Bandung, H. Edi Sunandar.
Sebagai tuan rumah, Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung Didin Suyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konsolidasi tersebut, “Semoga sinergi yang terbangun dapat menghadirkan program Ramadan yang lebih terkoordinasi, berkelanjutan, dan membawa manfaat bagi warga LDII serta masyarakat secara luas,” tutupnya.











