Mataram (31/3). Kesadaran menjaga lingkungan kembali ditekankan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Hal itu disampaikan Camat Sekarbela, Arif Satriawan saat memberikan tausiyah pada kegiatan “Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama” yang digelar PAC LDII Kelurahan Kekalik Jaya di Masjid Uswatun Hasanah, Sabtu (7/3/2026).
“Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat dari tingkat rumah tangga menjadi kunci penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.
Arif menegaskan, mulai dari rumah, kita bisa melakukan perubahan besar dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik. Ia juga mengajak masyarakat mendukung berbagai program pengelolaan lingkungan yang digagas pemerintah bersama warga.
“Salah satunya melalui program Tempah Dedoro yang mendorong pengelolaan sampah organik dari rumah tangga sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir,” ujarnya di hadapan sekitar 130 peserta yang hadir.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Mataram, Yusda Syarifudin menyambut baik ajakan Camat Sekarbela tersebut. Menurutnya, pesan menjaga lingkungan yang disampaikan sejalan dengan konsep dakwah yang selama ini dikembangkan LDII.
“Insya Allah ajakan ini selaras dengan konsep Green Dakwah LDII serta delapan program prioritas LDII di bidang lingkungan dan energi terbarukan yang telah ditetapkan dalam Munas LDII,” katanya.
Acara Silaturrahim dan Buka Puasa Bersama dihadiri tokoh agama dan masyarakat sekitar Kelurahan Kekalik Jaya. Melalui kegiatan tersebut, LDII berharap pesan keagamaan tidak hanya memperkuat spiritualitas warga selama Ramadan, tetapi juga mendorong lahirnya kepedulian kolektif terhadap lingkungan.
Sinergi antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting agar upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi kebiasaan bersama yang berkelanjutan.










