Klaten (24/2). DPD LDII Kabupaten Klaten menggelar Pembekalan Keorganisasian bagi pengurus cabang se-Kabupaten Klaten di Kantor DPD LDII Klaten pada Sabtu (7/2/2026). Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) memimpin kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi di tingkat cabang.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten Slamet Widodo, Ketua Bidang OKK Harsana, anggota OKK Rusgiyanto dan Ahmad Muchlasin, serta ketua dan sekretaris dari 26 PC LDII se-Kabupaten Klaten.
Slamet Widodo meminta pengurus cabang menjalankan organisasi secara tertib dan komunikatif. Ia mendorong pengurus PC berperan aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan di wilayah masing-masing, “Semua pengurus harus mengerti mengenai tata kelola organisasi, kepemimpinan, serta penyelarasan program kerja agar sejalan dengan visi dan misi LDII,” ujarnya.
Ketua Bidang OKK DPD LDII Kabupaten Klaten Harsana mengatakan pembekalan ini dirancang sebagai ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus cabang, sekaligus penyelarasan arah organisasi hingga tingkat paling bawah. Ia meminta setiap PC meninjau kembali pelaksanaan program kerja, pola koordinasi internal, serta administrasi organisasi agar berjalan sesuai ketentuan.
“Melalui forum ini, kami melakukan evaluasi sekaligus menyamakan persepsi agar seluruh pengurus, dari tingkat daerah hingga cabang, bergerak dengan arah yang sama dan memahami tugas pokok serta fungsinya,” ujar Harsana.
Rusgiyanto melengkapi pembekalan dengan memaparkan Peraturan Organisasi LDII sebagai pedoman resmi dalam pengelolaan atribut, administrasi, dan tata kelola kelembagaan. Ia menjelaskan rincian aturan terkait penggunaan atribut organisasi, mekanisme surat-menyurat, hingga struktur kepengurusan agar tidak terjadi perbedaan praktik di lapangan.
“Peraturan Organisasi menjadi acuan dalam menjalankan roda organisasi. Dengan memahami dan menerapkannya secara konsisten, pengurus dapat menjaga ketertiban administrasi dan keseragaman tata kelola di seluruh PC,” kata Rusgiyanto.

