Jakarta (27/1). Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meninjau jalannya Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) Arab Saudi tahun 1447H/2026M yang telah memasuki minggu terakhir. Dalam kunjungan tersebut, Gus Irfan, bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Teguh Dwi Nugroho menyapa para calon petugas yang nantinya ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Bandara, Madinah dan Makkah.
Di hadapan peserta, ia memberikan penekanan khusus mengenai tanggung jawab besar yang diemban. “Saya harus memastikan bahwa petugas haji benar-benar siap dan memiliki semangat yang tinggi, karena mereka adalah ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah di Arab Saudi,” ujar Menhaj Irfan Yusuf di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Gus Irfan menilai para petugas yang sudah digembleng sejak 10 Januari lalu menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam menyerap setiap materi pelatihan. Ia juga mengapresiasi kesiapan teknis yang telah disusun oleh panitia diklat.
“Saya juga telah melihat pembagian pola kerja serta pengaturan konsumsi, semuanya sudah dipersiapkan. Insya Allah, dengan persiapan yang lebih matang seperti sekarang ini, kita akan memperoleh hasil yang lebih baik,”tambahnya.
Sebanyak 221 ribu jemaah haji asal Indonesia, tambahnya, nantinya akan dilayani oleh petugas yang terbagi dalam tiga wilayah kerja, yakni Daker Bandara, Madinah, dan Mekah. Gus Irfan berharap durasi persiapan yang panjang ini berbanding lurus dengan kualitas layanan di lapangan. “Insya Allah, seluruh wilayah telah tertata. Mudah-mudahan persiapan yang cukup panjang ini dapat menghasilkan capaian yang lebih baik,” terangnya.
Menhaj Irfan Yusuf, menggarisbawahi bahwa kinerja para petugas merupakan cermin keberhasilan kementerian, sekaligus menjadi bagian penting dari kesuksesan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Para petugas ini adalah ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah. Keberhasilan mereka akan sangat berpengaruh langsung terhadap keberhasilan Kementerian itu sendiri,” tambahnya.
Keberhasilan Kemenhaj, lanjut Gus Irfan, tentu juga berdampak pada keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo secara keseluruhan, “Oleh karena itu, kami pastikan semua berjalan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

