Sentani (21/1). DPD LDII Kabupaten Jayapura menghelat Musyawarah Daerah (Musda) VII mengusung tema ”Penguatan SDM Profesional Religius Guna Percepatan Asta Cita di Kabupaten Jayapura Yang Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan”. Musda berlangsung di Aula Baitul A’la Sentani, Sabtu (10/1/2026).
Ketua DPW LDII Provinsi Papua, Sudarmo dalam sambutannya mengatakan musda menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja, usulan rekomendasi, serta merumuskan arah strategis LDII Kabupaten Jayapura dalam lima tahun ke depan.
“LDII berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan yang berorientasi pada peningkatan delapan bidang kontribusi LDII untuk bangsa,” ujarnya.
Sudarmo menjelaskan, delapan bidang tersebut meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, dan energi baru terbarukan. “Semuanya bertujuan mendukung pembangunan nasional dengan pendekatan religius dan profesional demi kesejahteraan masyarakat,” kata Sudarmo.
Ia menambahkan, musda juga menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru DPD LDII Kabupaten Jayapura masa bakti 2026-2031. Pada kesempatan itu, turut hadir mendampingi Sudarmo, Wakil Ketua Totok Abdullah Mushid dan Sekretaris Ahmad Saefudin.
Musda dihadiri perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) LDII Distrik Sentani, Distrik Sentani Barat, Distrik Waibu, Distrik Nimbokrang, dan Distrik Kaureh. Musda VII LDII Jayapura kembali mempercayakan Imam Subekti untuk memimpin DPD LDII Kabupaten Jayapura masa bakti 2026-2031. Sudarmo sekaligus mengukuhkan kepengurusan baru DPD LDII Jayapura.
Dalam sambutanya, Imam Subekti mengatakan bahwa musda ini menjadi sarana mensinergikan delapan program prioritas LDII dengan pemerintah pusat maupun daerah sebagaiman tema musda saat ini.
“LDII harus mengambil peran membantu pemerintah, bagaimana kita mengkonsolidasikan dan mensinergikan program-program yang ada dan berpegang pada prinsip khairunnas anfa’uhum linnas—sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tuturnya.
Imam menambahkan, Musda VII LDII Jayapura menghasilkan enam rekomendasi kepada pemerintah. “Di antaranya tentang perlidungan CA. Cycloop, Danau Sentani dan alam Papua, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan SDA tanpa mengorbankan hak masyarakat adat,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Imam, menjaga keamanan dan ketertiban, pemimpin yang amanah, sinergi 8 bidang, ukhuwah insaniyah, ukhuwah wathaniyah, dan mengedepankan 4 konsesus nasional yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. (dew/Lines)











