Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami

Nana Maznah Prasetyo: Mengenal Diri Dulu, Baru Mengembangkan Diri

2013/11/06
in Dari Kami
1
nana-maznah
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kebanyakan orang tua modern saat ini mulai sadar untuk mengetahui kemampuan minat dan bakat anaknya sebelum mengembangkannya. Upaya tersebut membuat pengembangan kemampuan anak lebih maksimal dan cepat. Senada dengan hal tersebut LDII melalui Departemen Pemudan Kepanduan, Olahraga dan Seni Budaya (PKOSB), Sabtu lalu (2/11) melakukan acara pelatihan bertajuk Pengembangan Diri untuk Mahasiswa.  Berlokasi di Wisma LDII, Patal Senayan, acara ini dihadiri oleh 54 mahasiswa dari berbagai universitas seperti UI, IPB, UNJ, UHAMKA, UIN Jakarta, dan universitas Jabodetabek dan Banten lainnya.

Awal acara dibuka dengan sesi pengantar pengenalan potensi diri oleh Nana Maznah Prasetyo. Nana memulai dengan simulasi senam otak untuk menyegerkan peserta, dilanjutkan dengan menanyakan tujuan peserta mengikuti acara ini. Mayoritas peserta menjawab mengikuti kegiatan itu untuk mengembangkan diri sebagaimana judul acara yang tertulis di banner “Pelatihan Pengembangan Diri untuk Mahasiswa”. Dengan tegas, Nana pun menyalahkan jawaban tersebut. Menurutnya seseorang tidak bisa mengembangkan dirinya dengan baik sebelum mengenali dirinya. “Belajar mengenali diri dulu baru dikembangkan. Kalau kita sudah tahu siapa diri kita maka kita akan mudah dalam melangkah. Melangkah dengan penuh spirit dan gairah. Melangkah dengan seiya-sekata” jelasnya mengawali pelatihan tersebut.

Nana yang kerap mengisi pelatihan psikologi dan parenting ini mengatakan “Ketika seseorang mengenali dirinya, dia akan lebih berintegritas dan lebih cerdas secara personal (personal quotient)”. Kecerdasan yang dimaksud Nana membuat seseorang menjadi lebih lewus dan leluara dalam bertindak. Kecerdasan ini juga membuat sesorang mengetahui dimana dia harus bertempat dan mengambil sikap sehingga peranannya lebih bermanfaat.

Di tengah pelatihan seorang peserta menanyakan apakah seseorang boleh bersikap atau bekerja di luar dirinya. Dengan sederhanan Nana menjawab “Boleh saja dia berpura-pura menjadi orang lain. Akan tetapi dia akan merasa seperti memakai topeng dan tidak nyaman. Selain itu pekerjaan yang dilakukannya tidak akan maksimal dan lebih baik dibandingkan ketika dia bekerja sesuai potensinya”.   
    
Setelah pengenalan umum tentang pengenalan diri oleh Nana, acara dilanjutkan dengan preferensi diri dengan MBTI (Myers Briggs Type Indicator) yang disampaikan oleh Edwin Sumiroza. Edwin menjelaskan preferensi manusia secara umum terbagi menjadi 16 tipe. Pembagian tersebut berdasarkan orientasi energi kita ke dalam atau ke luar, bagaimana individu memproses data, bagaimana orang mengambil keputusan, serta melihat derajat fleksibilitas seseorang. Tidak hanya membantu dalam komunikasi mengenali diri juga berguna dalam mengali kebenaran sesuatu.

“Kebenaran itu merupakan kacamata atau frame yang membuat orang mampu berkomunikasi dengan orang lain secara otentik, tanpa kepalsuan, tanpa topeng” jelas Edwin. Sifat dasar seseorang menurutnya  merupakan bawaan lahir yang telah dianugrahi Allah SWA sejak lahir. Akan tetapi sering kali ada beberapa faktor seperti lingkungan, didikan orang tua dan guru, prilaku adaptasi, dan kebiasaan sehari-hari menyebabkan prilakukannya berubah.

Comments 1

  1. Supriono says:
    1 month ago

    Sekarang ditemukan ADHD sbg penghambat perkembangan potensi diri. Apakah ini bawaan atau juga bisa krn faktor kondisi berulang menjadikan org ADHD , spt banjir informasi lewat gadget ?

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.