Jombang (17/3). Semangat ukhuwah Islamiyah mewarnai Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Acara itu turut mengundang tiga ormas Islam setempat antara lain, NU, Muhammadiyah, dan LDII.
Acara yang menjadi ajang silaturahim dan mempererat persaudaraan antarumat Islam itu, digelar di Masjid Khoirul Huda, Dusun Pengalangan, pada Jumat (27/2/2026). Safari Ramadan telah menjadi tradisi sejak tahun 2002, dengan tujuan utama menjalin ukhuwah Islamiyah antarumat.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Segodorejo H. Sanip beserta perangkat desa, perwakilan ormas NU, Muhammadiyah, LDII dan mahasiswa KKM Universitas Darul Ulum Jombang.
Kades Segodorejo H. Sanip menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Lebaran, mengingat beberapa waktu terakhir sempat terjadi tindak kejahatan perampokan di wilayah itu. “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” katanya.
Selain itu, Sanip juga menginfokan terkait penonaktifan BPJS PBI di Jombang yang mencapai 11.000 lebih. “Bagi warga yang membutuhkan bantuan karena menderita sakit parah seperti cuci darah atau stroke, dapat mengajukan permohonan melalui desa. Perlu diketahui, desa hanya bertindak sebagai perantara, bukan pihak yang berwenang mengaktifkan kembali BPJS tersebut,” jelasnya.
Sementara Takmir Masjid Khoirul Huda, Mulyono, yang juga menjabat sebagai Ketua PAC LDII Segodorejo, mensyukuri kehadiran seluruh tamu undangan. “Kami mengucapkan terima kasih, selamat datang dan sugeng rawuh kepada semua yang hadir di Masjid Khoirul Huda Pengalangan. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan dalam penyambutan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Mulyono mengajak warga menyukseskan ibadah selama Ramadan. “Ramadan penuh lipatan pahala, mari bersemangat sukses puasanya, salat tarawihnya, membaca Al-Qur’an, sukses meraih Lailatul Qadar, dan menunaikan zakat fitrah,” ajaknya.












