Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Tahukah Anda

Alasan Anak-anak Tidak Diperbolehkan Berkunjung ke Rumah Sakit

2024/04/26
in Tahukah Anda
1
Ilustrasi: LINES.

Ilustrasi: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Beberapa rumah sakit melarang anak-anak di bawah 12 tahun turut serta saat orangtua mereka menjenguk si sakit. Meskipun sulit bagi orangtua, ini perlu dilakukan karena risiko penularan penyakit dan gangguan pada pasien. Hal tersebut disampaikan Dokter Umum Rumah Sakit Permata Bekasi, Yusra Firdaus.

Yusra menjelaskan, ada dua alasan utama mengapa anak-anak sebaiknya tidak ikut berkunjung ke rumah sakit. “Yang pertama adalah penularan penyakit. Kedua, karena dapat mengganggu pasien lainnya,” katanya.

Ia melanjutkan, anak-anak di bawah usia 12 tahun memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya kuat. Meskipun terlihat sehat, daya tahan tubuh mereka mungkin sedang lemah.

“Rumah sakit adalah tempat yang rentan terhadap berbagai macam penyakit, seperti bakteri, virus, kuman, dan toksin. Organisme-organisme ini dapat dengan mudah menular kepada anak-anak, terutama jika sedang terjadi wabah penyakit tertentu seperti flu burung,” tuturnya.

Yusra juga menjelaskan, salah satu penyakit yang sering ditularkan pada anak-anak yang berkunjung ke rumah sakit adalah infeksi paru (pneumonia) karena bakteri.

“Gejala penyakit ini mungkin baru muncul beberapa hari setelah infeksi, sehingga orangtua mungkin tidak menyadari bahwa anak telah tertular penyakit di rumah sakit,” jelas Yusra

Selain risiko penularan penyakit, lanjut Yusra, kehadiran anak-anak di rumah sakit juga dapat mengganggu pasien yang sedang dalam masa pemulihan.

“Anak-anak cenderung antusias ketika berada di tempat baru seperti rumah sakit, dan hal ini bisa mengganggu istirahat pasien. Mereka mungkin tergoda untuk bermain dan berlari-larian di sepanjang lorong rumah sakit,” lanjutnya.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menekankan, anak yang belum mampu mengendalikan dirinya dapat mengganggu istirahat pasien lain. Selain itu, aktivitas bermain yang tidak terkontrol juga dapat menyulitkan kerja para perawat yang bertugas.

Bagaimana Jika Terpaksa Harus Membawa Anak ke Rumah Sakit?

Dalam beberapa kasus, orangtua mungkin terpaksa harus membawa anak ke rumah sakit. Dalam hal ini, dokter yang juga bertugas di Rumah Vaksinasi Cikarang memberikan beberapa tips, salah satunya memastikan anak sudah diimunisasi.

“Imunisasi dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak. Pastikan anak sudah diimunisasi sebelum membawanya ke rumah sakit, terutama jika kunjungan akan dilakukan ke ruang gawat darurat atau ICU,” tuturnya.

Kedua, ia juga mengingatkan untuk menghindari saat ada wabah penyakit, “Jika ada laporan tentang wabah penyakit di daerah tersebut atau pasien yang dikunjungi menderita penyakit menular, sebaiknya hindari membawa anak ke rumah sakit. Jika harus pergi, usahakan untuk tidak berlama-lama di sana,” ingatnya.

Selain itu, Yusta juga mengingatkan anak untuk menjaga ketenangan. Sebelum pergi ke rumah sakit, orangtua supaya memberitahu anak tentang pentingnya menjaga ketenangan, “Jelaskan bahwa ia tidak boleh sembarangan menyentuh barang-barang di rumah sakit dan harus berperilaku dengan tenang,” pungkasnya. (FWI/LINES)

Comments 1

  1. Mijo says:
    2 years ago

    Informasi yang barokah.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 10
  • Isnanto on Berbagi Takjil Saat Ramadan, DPP LDII Tingkatkan Kepedulian Sosial Generasi Muda
  • Sudarmanto on Bersyukur, Kunci Bertambahnya Nikmat dari Allah SWT
  • Sudibyo on Lantik Pengurus LDII Sultra 2025-2030, Ketum DPP LDII Tekankan Penguatan SDM Unggul
  • Ustad yulianto on Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

February 23, 2026
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

February 24, 2026
LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

February 24, 2026
Warga LDII Dalangan Berpartisipasi dengan Warga dalam Pembuatan Jalan

Warga LDII Dalangan Berpartisipasi dengan Warga dalam Pembuatan Jalan

February 24, 2026
Renungan Hari 8

Renungan Hari 8

3
Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

3
Renungan Hari 9

Renungan Hari 9

2
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

2
Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi

February 28, 2026
Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman

Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman

February 28, 2026
Renungan Hari 10

Renungan Hari 10

February 28, 2026
solok safari

Pemkot Solok Sampaikan Program Pembangunan dan Layanan Publik Saat Safari Ramadan

February 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi February 28, 2026
  • Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman February 28, 2026
  • Renungan Hari 10 February 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.