Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Menko PMK Muhadjir Bekali Ratusan Calon Juru Dakwah LDII di Ponpes Al Ubaidah

2024/06/16
in Nasional
24
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, membekali pada santri yang mengikuti diklat dan tes calon muballigh-muballighoh di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk. Foto: LINES.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, membekali pada santri yang mengikuti diklat dan tes calon muballigh-muballighoh di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Nganjuk (16/6). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, membekali pada santri yang mengikuti diklat dan tes calon muballigh-muballighoh di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (15/6). Ia menyampaikan materi terkait pengembangan sumberdaya manusia (SDM) yang berada di pondok-pondok pesantren.

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan pondok pesantren merupakan sistem pendidikan di Indonesia yang sudah ada jauh sebelum adanya kemerdekaan. “Sistem pendidikan di Indonesia pada mulanya ialah pondok pesantren,” ujar Muhadjir Effendy.

Pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi pondok pesantren mengalami perubahan yang sangat besar, yaitu ditandai dengan disahkannya Undang-Undang Tentang Pesantren. Pesantren saat ini tidak hanya untuk pendidikan agama, tapi juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam ilmu keduniaan.

“Pondok pesantren saat ini harus memberikan keterampilan serta pengetahuan umum bagi para santrinya. Karena pondok pesantren itu tidak hanya mencetak manusia untuk syiar agama, tetapi juga mencetak manusia yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang luas. Guna membatu masyarakat menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Menko Muhadjir.

Menurut Menko Muhadjir, pesantren binaan LDII adalah salah satu pesantren yang menggunakan pengembangan cara belajar secara inklusif, yaitu tidak melulu ilmu agama, tetapi juga diimbangi dengan ilmu dunia yang disesuaikan menurut minat dan bakat santri, “Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa kita itu harus imbang antara agama dan keduniaan, tidak boleh berat sebelah, harus mengejar kejayaan di dunia juga di akhirat,” tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini pondok pesantren juga harus mengikuti perkembangan teknologi yang ada, jangan sampai tertinggal dari perkembangan ilmu di luar sana. Ia berpesan pada santri, “Jangan sampai kalian merasa puas hanya dalam menuntut ilmu agama tanpa mengejar ilmu dunia,” ucap Menko Muhadjir.

Selain itu, ia mengingatkan santri untuk memperbanyak sholat tahajud, sebab akan banyak sekali keutamaan yang didapatkan. Ia menjelaskan, dalam surah Al-Isra’ Ayat 77-79, secara eksplisit bahwa sholat malam adalah ibadah sunah yang sangat dianjurkan.

Muhadjir mendoakan semoga di antara para santri ada yang menjadi menteri, presiden, atau pejabat negara yang bisa amanah dengan berlandasan ilmu Al Quran dan sunah Rasulullah SAW.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi para Tahfidz Al-Qur’an dan para santri yang telah berani menjawab pertanyaan yang ia berikan. Ia juga memberikan bantuan berupa alat olahraga serta sumbangan hewan kurban untuk para santri Ponpes Al Ubaidah.

Sementara itu, Ketua DPP LDII, Ardito Bhinadi, memaparkan bahwa Ponpes Al Ubaidah ini merupakan tempat tes terakhir dari pondok-pondok pesantren binaan LDII, yang ada di seluruh Indonesia. “Para santri yang diberangkatkan dari pondoknya masing-masing akan menjalani diklat selama satu bulan di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, dilanjut satu bulan di Ponpes Al Ubaidah, Kertosono” jelas Ardito Bhinadi.

Setiap bulannya terdapat 600 hingga 1.000 santri yang mengikuti diklat dan tes calon muballigh-muballighoh di Ponpes Al Ubaidah. Setelah lulus tes, santri akan di tugaskan ke pelosok-pelosok daerah untuk syiar ilmu agama. Mereka juga akan bekerja atau dikembalikan ke pondoknya masing-masing untuk melanjutkan studinya. “Santri di pondok binaan LDII ini berasal dari santri pondok reguler, para pelajar yang ada di boarding school dan para mahasiswa,” terangnya.

Selain itu, ia menjelaskan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah stunting, “LDII melakukan pembinaan sejak dini dengan memberikan literasi kesehatan dan pembekalan bagi santri perempuan yang akan kami tugaskan ke seluruh pelosok daerah,” tutur Ardito Bhinadi.

Tags: ldiiMenko PMK Muhadjir EffendypendidikanPengembangan SDMPonpes Al Ubaidah KertosonoSantri

Comments 24

  1. Heru Kustanto says:
    2 years ago

    Mantap, sukses selalu, aamiin

    Reply
  2. Teguhs says:
    2 years ago

    Lanjutkan !! Bukti nyata kontribusi LDII utk bangsa dan negara

    Reply
  3. H.Bashki Rahmat.Ms says:
    2 years ago

    Alhamdulillah pak Menko pmk proaktif datang kunjungi ponpes Al Ubaidah, kertosono kelihatan antusias
    dan menyaudara,semoga menjadi saudara yang hakiki aamiin
    Terima kasih pa Menteri

    Reply
  4. Yuyun Sugianto says:
    2 years ago

    Alhamdulillah,, Semoga Allah memberikan berhasil, sukses, lancar dan barokah…

    Reply
  5. Siwistrada says:
    2 years ago

    Alhmdllh…sllu smgat adix2…lancar barokah sukses dunia akherat….

    Reply
  6. Hadi Mulyono says:
    2 years ago

    Alhamdulillah Mugo2 Alloh paring tambah lancar dan barokah

    Reply
  7. Hadi Mulyono says:
    2 years ago

    Alhamdulillah Ponpes ponpes dibawah Naungan LDII banyak mencetak ustad ustadzah utk dikirim tugas mengajar agama ke seluruh pelosok nusantara

    Reply
  8. Adi Fadli says:
    2 years ago

    Alhamdulillah, Barokah

    Reply
  9. Sobur says:
    2 years ago

    Mdh2n aslb….untuk umat manusia

    Reply
  10. Heri Pujiyanto says:
    2 years ago

    Alhamdulillah. Mantep

    Reply
  11. H Jasno Abdurrahman says:
    2 years ago

    Alhamdulillah.
    Santri LDII setelah lulus bisa tugas mengajarkan ilmunya, dan bisa belajar ketrampilan dan kemandirian ditempat tuga.

    Reply
  12. Bin Anan says:
    2 years ago

    semoga semuanya menjadi generus yang berakhlaqul karimah, alim faqih, sukses & mandiri

    Reply
  13. ADHI says:
    2 years ago

    Alhamdulillah lancar barokah

    Reply
  14. Syafruddin says:
    2 years ago

    Semoga Alloh paring barokah

    Reply
  15. Zessy Budy Pradhana says:
    2 years ago

    Semoga bermanfaat dan Kebarokahan bagi Warga LDII

    Reply
  16. Sunardi says:
    2 years ago

    Mantap.. mg lancar, sukses & barokah… Aamin

    Reply
    • Muh Jusuf says:
      2 years ago

      Allohu Akbar Allohu Akbar Allohu Akbar

      Barokalloh, pembekalan oleh salah satu orang terhebat di Indonesia. Mantap

      Reply
  17. Priyo Pambudi says:
    2 years ago

    Alhamdulillah

    Reply
  18. Muslimin says:
    2 years ago

    Sukses berhasil lancar dan barokah

    Reply
  19. Angka DH says:
    2 years ago

    semoga Alloh paring sukses manfaat dan barokah, jadi muballigh/muballighot yg sarjana

    Reply
  20. Aulia Prastyawan says:
    2 years ago

    Sukses selalu… Di paringi aman Slamet lancar dan barokah

    Reply
  21. Djuharman says:
    2 years ago

    Alhamdulillah, Alloh SWT selalu paring pertolongan, semoga batokah. Aamiin…

    Reply
  22. Djuharman says:
    2 years ago

    Alhamdulillah, Alloh SWT selalu paring pertolongan, semoga barokah. Aamiin…

    Reply
  23. NURLAILI says:
    2 years ago

    Subhanallah. Luar biasssaa

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sulaeman on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • wahyu hidayat on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Mustiko on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Dasuki on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Dasuki on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

14
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Nasehat untuk Para Istri

Nasehat untuk Para Istri

3
Renungan Hari 23

Renungan Hari 23

March 13, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

March 12, 2026
Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan?

Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan?

March 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 23 March 13, 2026
  • Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita March 13, 2026
  • Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan March 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.