Semarang (24/2). DPD LDII Kota Semarang menggelar konsolidasi organisasi pada Selasa, (17/2/2026) di Aula Gedung Serba Guna PKBM Pondok Pesantren Sirothol Mustakim Simongan, Semarang, Jawa Tengah. Pengurus dan jajaran organisasi menghadiri pertemuan tersebut untuk menyatukan langkah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Ketua DPD LDII Kota Semarang, Sunarto, memimpin kegiatan dan menyampaikan arah konsolidasi organisasi. “Tema konsolidasi ini adalah Sinergi dalam Berkarya, artinya kita saling support untuk menjalankan dan mensukseskan seluruh program kerja LDII,” ujar Sunarto.
Ia mengajak seluruh pengurus memperkuat kerja sama internal sekaligus membangun hubungan dengan pihak eksternal, termasuk pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan lain. Ia menempatkan kolaborasi sebagai bagian dari peran LDII dalam mendukung pembangunan di Kota Semarang pada bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.
“Kita sebagai ormas keagamaan tentu akan terus bersinergi dengan pemerintah dan lembaga lain untuk mendukung pembangunan di Kota Semarang,” kata dia.
Menjelang Ramadan, Sunarto juga mengarahkan perhatian pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyebut LDII siap terlibat dalam menciptakan lingkungan yang aman selama bulan ibadah, “Di bulan Ramadan ini, kami juga akan terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.
Ia mengimbau warga LDII berperan aktif menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. “Kami mengimbau warga LDII untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah dan warga sekitar,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Sunarto kembali mengingatkan pedoman lima sukses Ramadan kepada warga LDII. Lima poin tersebut meliputi sukses menjalankan puasa, khatam Alquran, salat tarawih, meraih Lailatul Qadar, dan menunaikan zakat fitrah, “Kami juga mengimbau seluruh warga LDII untuk menjalankan lima sukses Ramadan, mulai dari puasa, khatam Alquran, tarawih, Lailatul Qadar, hingga zakat fitrah,” kata dia.
Menutup sambutannya, Sunarto mengajak umat Islam memanfaatkan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kebersamaan di Kota Semarang.

