Banyuwangi (28/2). Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengikuti salat tarawih berjamaah bersama warga LDII. Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Al Markhamah, Kebaman, Srono, Banyuwangi pada Selasa (24/2).
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al-Markhamah. LDII selama ini sangat membantu dan mendukung berbagai program pemerintah. LDII merupakan mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan Banyuwangi yang lebih baik,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.
Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas elemen masyarakat dalam menyukseskan berbagai program daerah, termasuk Program ASRI (Aman, Sehat, Resik/Bersih, dan Indah). Ia menjelaskan program tersebut menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan, kebersihan, dan kesehatan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi melalui layanan Lapor Camat agar berbagai persoalan dapat segera ditindaklanjuti. Komunikasi harus terus dijaga agar aspirasi masyarakat tersampaikan dan dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Termasuk persoalan sampah yang saat ini menjadi tantangan besar. Penanganannya harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga,” jelasnya.
Bupati Banyuwangi dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan santunan Baznas kepada lima anak yatim. Beasiswa SKSS diberikan kepada mahasiswa UBI Cluring, dan bantuan berupa mukena, sarung, dan sajadah kepada takmir masjid. Ia juga meresmikan aula dan masjid di lingkungan warga LDII yang ditandai dengan penandatanganan tiga prasasti.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Banyuwangi, Astro Junaedi menyatakan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya dalam pengelolaan lingkungan hidup dan edukasi pengelolaan sampah.
“LDII memiliki basis warga di tengah masyarakat, sehingga edukasi pengelolaan sampah dapat dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Edukasi ini juga menyasar anak-anak agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak dini,” ujarnya.
Astro juga menjelaskan bahwa LDII memiliki delapan program prioritas jangka panjang. Meliputi wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan dan pengobatan herbal, pertanian dan lingkungan hidup, informasi dan teknologi, serta energi baru dan terbarukan.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam kesempatan tersebut juga membuka sejumlah layanan publik. Diantaranya pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP elektronik dan kartu keluarga, konsultasi dan pengurusan perizinan usaha, layanan hak kekayaan intelektual, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.












