Bengkulu (2/3). DPW LDII Bengkulu berpartisipasi mengamati hilal awal Ramadan di Pantai Pasir Putih. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kemenag Bengkulu, pada Selasa (17/2/2026), diikuti akademisi IAIN Curup, BMKG Bengkulu dan LDII.
Tim Pengamatan Hilal LDII Bengkulu, Erik Rahman Hidayat mengatakan, kegiatan itu bertujuan memperoleh data astronomi yang akurat, sebagai bahan penetapan awal bulan Ramadan. “Hasilnya, hingga akhir pemantauan, hilal awal Ramadan belum terlihat,” ujarnya.
Ia mengatakan, hilal belum terlihat karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, serta posisi hilal yang belum memenuhi syarat visibilitas. Namun demikian, kami tetap menunggu keputusan resmi melalui sidang Isbat Kementerian Agama RI,” ujar Erik.
Erik menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan, posisi hilal tercatat berada pada ketinggian di bawah kriteria rukyat, yakni sekitar -0,972 derajat dengan elongasi 1,38 derajat, sehingga secara astronomis belum memungkinkan untuk diamati dari wilayah Bengkulu. “Tim pengamatan menggunakan teleskop astronomi untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai kaidah ilmiah dan prosedur yang berlaku,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menjelaskan, posisi hilal saat pengamatan memang masih berada di bawah batas kriteria visibilitas. “Oleh karena itu, hasil pengamatan dari Bengkulu akan dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447 H,” imbuhnya.

