Bekasi (10/3). Berbagi dengan anak yatim menjadi agenda rutin DPD LDII Kabupaten Bekasi setiap bulan suci Ramadan. Tahun ini, santunan untuk mereka dilaksanakan di Masjid Roudhotul Jannah, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Indahnya Silaturahmi dan Nikmatnya Berbagi untuk Meraih Derajat Pahala di Bulan Ramadan yang Penuh Berkah.” Tahun ini, sebanyak 243 anak yatim dari wilayah Karang Bahagia, khususnya Desa Karangrahayu, menerima bantuan tersebut.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, Sarjimin, mengatakan kegiatan santunan ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, termasuk para pengusaha yang tetap berkomitmen menyalurkan bantuan sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Alhamdulillah, dengan dukungan para pengusaha yang dermawan, kegiatan ini tetap bisa terlaksana. Meskipun kondisi ekonomi sedang menantang, mereka tetap peduli dan menyisihkan sebagian CSR untuk kegiatan santunan anak yatim,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga terselenggara berkat kerja sama dengan Yayasan Baitul Atiq dan PT Media Telekomunikasi Mandiri, serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Sarjimin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah. Ia juga mendorong pengurus LDII di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk menggelar kegiatan santunan selama Ramadan.
“InsyaAllah santunan juga dilaksanakan di beberapa kecamatan lain seperti Cikarang Selatan, Cibarusah, Tarumajaya, Cibitung, dan Setu, dengan jadwal yang berbeda,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua FKUB Kabupaten Bekasi, KH Mubarok, mengapresiasi kegiatan yang digelar LDII tersebut. Menurutnya, kegiatan berbagi kepada anak yatim merupakan bagian penting dari syiar sekaligus bentuk kepedulian sosial.
“Syiar seperti ini sangat penting. Anak-anak yatim perlu dibina dan dibimbing. Mereka membutuhkan perhatian dan uluran tangan dari kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubag Bina Mental Spiritual Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Carlim, berharap kegiatan sosial seperti ini dapat diikuti oleh lebih banyak pihak.
“Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan bisa menginspirasi berbagai stakeholder lainnya untuk melakukan kegiatan serupa, karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, terutama anak-anak yatim,” ujarnya.










