Bekasi (17/3). Jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pondok Gede melaksanakan kegiatan Safari Ramadan dengan mengunjungi warga LDII di Masjid Baitul A’laa, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (14/3). Kegiatan ini untuk memperkuat tali silaturahim dan ukhuwah islamiyah di wilayah tersebut.
Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin MUI untuk mempererat hubungan antarormas Islam. Selain sebagai sarana silaturahim, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi konstruktif mengenai program-program keagamaan serta merespons berbagai isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua PC LDII Pondok Gede, Mahfud Afandi, mengapreasiasi kunjungan jajaran pengurus MUI. Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, “Kami berharap kunjungan seperti ini tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan saja, namun juga di bulan-bulan lainnya. Hal ini penting agar hubungan sosial antara MUI, warga LDII, dan elemen masyarakat lainnya semakin erat, sehingga kita memiliki visi yang sejalan dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik,” ujar Mahfud.
Lebih lanjut, Mahfud juga menekankan pentingnya memaksimalkan ibadah di bulan suci. “Islam dibangun di atas lima pondasi, salah satunya adalah puasa Ramadan. Kita harus memanfaatkan momen ini untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya. Jangan mudah terpengaruh oleh kondisi luar yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah kita,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Pondok Gede, Abuya KH. Ubaydilah Abdul Jalil dalam tausiyahnya mengajak para jemaah untuk merefleksikan hakikat penciptaan manusia, yakni untuk beribadah kepada Allah SWT.
“Tugas utama kita adalah ibadah. Kita mampu menjalankan ibadah karena adanya ketakwaan di dalam hati. Dengan takwa, ibadah yang berat akan terasa ringan. Apalagi saat ini kita masih diberi umur untuk menjumpai Ramadan, seharusnya kualitas ketakwaan kita meningkat lebih baik lagi,” pesan Abuya KH. Ubaydilah.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan positif ini, diharapkan hubungan harmonis yang telah terjalin dapat terus terjaga, menciptakan semangat kepedulian, dan memperkokoh persaudaraan umat Islam di berbagai lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Pondok Gede.












