Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Jatuh Bangun Eka Yulianto Menjadi Jagoan Silat Dunia

2026/04/25
in Artikel
0
Mantan Atlet Nasional Cabor Pencak Silat Eka Yulianto. Foto: LINES.

Mantan Atlet Nasional Cabor Pencak Silat Eka Yulianto. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kegagalan bukan akhir, tapi awal dari perjalanan juara. Eka Yulianto sang juara dunia pencak silat membuktikan, mental tangguh dan doa lebih menentukan daripada medali semata.

Sorak tepuk tangan memenuhi ruangan saat Eka Yulianto berdiri di atas panggung Generus Festival (Genfest) dalam rangkaian Munas X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2026. Namun, di balik sosok atlet nasional yang kini dielu-elukan, tersimpan kisah panjang yang tidak selalu gemilang—bahkan dimulai dari kegagalan.

Ia tidak langsung bicara tentang kemenangan. Justru, Eka membuka kisahnya dari mimpi yang kandas. “Saya dulu ingin jadi pemain bola,” ujarnya pelan.

Nama-nama seleksi seperti Suratin dan Persikasi pernah ia datangi dengan penuh harap. Namun hasilnya sama: gagal. Berkali-kali. Bukan karena ia merasa kurang mampu, tetapi ada hal-hal di luar kendalinya. Di titik itu, banyak orang mungkin berhenti. Tapi tidak bagi Eka.

Kegagalan itu justru menjadi pintu yang tak pernah ia rencanakan.

Lulus SMA pada 2004, dengan restu orang tua, ia meninggalkan kampung halamannya di Bekasi menuju Kediri, Jawa Timur. Di sana, ia mondok di pesantren, sekaligus mulai menekuni dunia pencak silat. Di perguruan Persinas ASAD, ia bertemu pelatih yang kelak mengubah hidupnya: Antong Samijo.

Latihan demi latihan dijalani dalam sunyi. Tidak ada sorotan, tidak ada tepuk tangan. Hanya keringat, disiplin, dan keyakinan.

Hingga akhirnya, pada 2007, titik terang itu muncul.

Juara 1 Piala Gubernur Jawa Barat. Gelar atlet terbaik. Lalu pintu-pintu lain terbuka: Pelatda Jawa Barat, Sirkuit Nasional, Kejuaraan Nasional IPSI. Dari satu podium ke podium lain, namanya mulai dikenal.

Namun, jalan menuju puncak ternyata tidak selalu menanjak.

Cedera datang. Bahkan patah tulang pernah menghampirinya. Di titik itu, keraguan sempat muncul—sesuatu yang jarang terlihat dari seorang juara. “Saya sempat ragu,” akunya.

Tapi lagi-lagi, ia memilih melangkah. Dalam kondisi yang belum pulih sepenuhnya, ia tetap bertanding. Bukan tanpa rasa sakit, bukan tanpa takut. Hanya satu yang ia pegang saat itu: doa. “Saya cuma bisa bilang, ‘Ya Allah bantu saya’,” tuturnya.

Perlahan, hasil mulai menjawab perjuangan itu. Ia menembus level internasional—kejuaraan Asia, turnamen di Belgia, hingga kompetisi dunia. Nama Indonesia dibawanya melintasi batas negara, mengharumkan perguruan silat tanah air.

Prestasi itu tidak hanya menghadirkan medali, tetapi juga membuka jalan hidup lain. Beasiswa pendidikan di Universitas Negeri Jakarta, lanjut S2 di Universitas Pendidikan Indonesia, hingga akhirnya mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Namun menariknya, di tengah semua pencapaian itu, Eka tidak menutup kisahnya dengan euforia kemenangan.

Ia justru kembali ke awal—pada proses yang sering kali tidak terlihat. “Kalau ditanya kunci, ya bukan cuma latihan. Tapi mental dan doa,” ujarnya.

Di hadapan para generasi muda yang memenuhi ruangan, ia tidak menjanjikan kesuksesan instan. Tidak juga menawarkan jalan pintas. Pesannya justru sederhana, hampir terdengar biasa. “Mulai saja dulu. Juara atau tidak, itu urusan nanti.”

Kalimat itu mungkin tidak terdengar dramatis. Tapi justru di situlah letak kekuatannya.

Karena dari perjalanan seorang Eka Yulianto, publik belajar bahwa mental juara tidak lahir di podium—melainkan ditempa dari kegagalan, kesabaran, dan waktu yang panjang.

Dan pada akhirnya, kemenangan terbesar bukanlah saat berdiri di atas podium, melainkan saat seseorang memilih untuk tetap melangkah, bahkan ketika jalannya belum terlihat. (Nisa)

Tags: DuniaEka YuliantoGenFestJagoan Silat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Jahroni roni on Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM
  • Wagina on LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut
  • Jahroni roni on Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok
  • Mohamad Fauzi on Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM
  • Mohammad Fauzi on Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

August 24, 2026
Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

August 24, 2026
Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

August 24, 2026
LDII Bandung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Dukung Program Bangga Kencana

LDII Bandung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Dukung Program Bangga Kencana

August 24, 2026
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

3
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

3
Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

3
DPP LDII Ajak Gen Z Berpikir Kritis Sambut Era New Media dalam Pelatihan Jurnalistik Batch 7

DPP LDII Ajak Gen Z Berpikir Kritis Sambut Era New Media dalam Pelatihan Jurnalistik Batch 7

3
Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB

Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB

August 26, 2026
LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

August 25, 2026
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

August 25, 2026
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

August 24, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB August 26, 2026
  • LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut August 25, 2026
  • Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM August 25, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.