Karangasem (20/4). DPD LDII Kabupaten Karangasem berkunjung ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karangasem pada Senin (13/4/2026). Audiensi bertujuan melaporkan dinamika organisasi terkini usai Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII, sekaligus menyelaraskan program kerja organisasi dengan kebijakan pemerintah daerah.
Rombongan pengurus DPD LDII Karangasem diterima Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kabupaten Karangasem, I Ketut Indra Sutawan didampingi oleh Kepala Bidang Organisasi, Ni Kadek Yulianti.
Pertemuan dengan Kaban Kesbangpol itu menjadi momentum penting bagi LDII dalam sinergi menjaga kondusivitas wilayah serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia di wilayah Karangasem.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Karangasem Arief Suwito, menyampaikan laporan tahunan kegiatan sepanjang 2025. ”LDII berharap dengan kepengurusan yang baru, kolaborasi dengan Kesbangpol dapat berjalan lebih intensif, terutama dalam pengawasan dan pembinaan organisasi kemasyarakatan di wilayah Karangasem,” ujar Arief.
Selain penyampaian struktur organisasi, LDII Karangasem juga memaparkan hasil dari perhelatan MUNAS X LDII, termasuk pergantian ketua umum. DPD LDII Karangasem juga mempresentasikan pelaksanaan ‘8 Pengabdian LDII untuk Bangsa’.
Delapan bidang tersebut meliputi wawasan kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, energi terbarukan, serta teknologi digital, yang semuanya dirancang untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Menanggapi paparan tersebut, Kaban Kesbangpol I Ketut Indra Sutawan, mengapresiasi eksistensi dan kontribusi LDII di Kabupaten Karangasem. Pihaknya menilai bahwa program-program yang dijalankan LDII sangat sejalan dengan tugas pokok dan fungsi pemerintah dalam membina stabilitas sosial.
Ia menegaskan peran aktif organisasi kemasyarakatan seperti LDII sangat dibutuhkan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan memperkokoh persatuan nasional. Indra berharap sinergi ini tidak hanya berhenti pada tataran administrasi, namun terus berlanjut dalam aksi nyata di lapangan. (rgy)

